LUMAJANG – Kelahiran seorang bayi membawa kebahagiaan sekaligus sejumlah kebutuhan baru bagi keluarga. Selain memastikan ibu dan bayi mendapat pelayanan kesehatan, keluarga juga harus mengurus dokumen kependudukan sejak awal.
Pemkab Lumajang mencoba memangkas kerumitan itu. Saat meninjau pelayanan di Puskesmas Sukodono, Selasa (15/9/2026), Bupati Lumajang Indah Amperawati menyerahkan akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) secara gratis kepada bayi yang baru lahir.
Bunda Indah datang bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma dalam rangkaian Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setormadu). Selain menyerahkan dokumen kependudukan, keduanya melihat langsung pelayanan kesehatan di Puskesmas Sukodono.
Langkah tersebut memperlihatkan upaya Pemkab Lumajang menghubungkan pelayanan kesehatan dengan administrasi kependudukan. Setelah ibu mendapatkan layanan persalinan, keluarga dapat langsung memperoleh dokumen penting untuk anak.
Bunda Indah Ingin Ibu Melahirkan Tanpa Beban Administrasi
Bunda Indah menegaskan bahwa pemerintah harus memberikan pelayanan dasar yang mudah diakses masyarakat. Menurutnya, fasilitas kesehatan tidak cukup hanya memberikan layanan medis. Petugas juga perlu membantu masyarakat menyelesaikan kebutuhan layanan yang berkaitan dengan proses tersebut.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan tidak dipersulit. Termasuk bagi ibu yang melahirkan, pemerintah hadir agar proses persalinan dapat berjalan dengan aman dan kebutuhan administrasinya juga terpenuhi,” ujar Bunda Indah.
Menurut Bunda Indah, kemudahan layanan sangat penting bagi keluarga yang sedang menyambut anggota keluarga baru. Ketika berbagai layanan saling terhubung, keluarga tidak perlu bolak-balik mengurus administrasi setelah menjalani proses persalinan.
Akta kelahiran, KK, dan KIA juga memiliki peran penting bagi anak. Ketiga dokumen tersebut menjadi bagian dari administrasi kependudukan yang perlu keluarga urus sejak awal kehidupan anak.
Persalinan Gratis Terus Didorong untuk Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Bunda Indah juga menyinggung program persalinan gratis yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Program itu membantu masyarakat memperoleh layanan persalinan tanpa menanggung beban biaya. Pemkab Lumajang ingin memastikan program pelayanan dasar tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata.
“Program persalinan gratis ini manfaatnya sudah banyak dirasakan masyarakat. Kami akan terus memastikan program-program pelayanan dasar seperti ini berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Bagi keluarga, dukungan seperti ini dapat memberi ruang lebih besar untuk fokus menjaga kesehatan ibu dan bayi. Pemerintah juga dapat menghubungkan kebutuhan kesehatan dengan layanan administrasi agar masyarakat memperoleh proses yang lebih sederhana.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Lumajang memperkuat pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Setormadu Buka Ruang Pemerintah Melihat Layanan dari Dekat
Bupati dan Wakil Bupati juga meninjau kondisi pelayanan di Puskesmas Sukodono. Keduanya melihat langsung proses pelayanan sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat dan petugas di lapangan.
Melalui Setormadu, Pemkab Lumajang membawa aktivitas pemerintahan lebih dekat ke masyarakat. Pemerintah tidak hanya menjalankan program dari kantor, tetapi juga turun langsung untuk melihat bagaimana masyarakat menerima layanan.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang mendapat perhatian dalam kunjungan tersebut. Pemkab Lumajang juga terus mendorong layanan yang mudah, terarah, dan terintegrasi.
Bagi keluarga yang baru menyambut kelahiran anak, kemudahan itu memiliki arti besar. Mereka tidak hanya mendapatkan layanan persalinan, tetapi juga dapat mengurus kebutuhan administrasi anak dengan lebih praktis.
Dari ruang persalinan hingga dokumen kependudukan, Pemkab Lumajang ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan yang saling terhubung. Bayi lahir dengan selamat, keluarga lebih tenang, dan administrasi anak langsung tertata sejak awal.
Tinggalkan Balasan