Pengelolaan Sampah Terpadu Lumajang Untuk Masa Depan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Jul 2026 08:09 WIB ·

Lumajang Berpeluang Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah Terpadu


 Lumajang Berpeluang Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah Terpadu Perbesar

Kabupaten Lumajang berpeluang menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah terpadu. Pemerintah pusat menawarkan peluang tersebut melalui Local Service Delivery Improvement Project atau LSDP.

Program itu akan memperkuat layanan persampahan di daerah. Selain itu, program tersebut akan mengurangi beban tempat pemrosesan akhir.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam, menyampaikan peluang tersebut saat mengunjungi TPA Lempeni.

Kunjungan berlangsung di Kecamatan Tempeh, Sabtu (18/7/2026). Bupati Lumajang, Indah Amperawati, turut mendampingi kunjungan tersebut.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, juga mengikuti peninjauan.

Bappenas Nilai Lumajang Memiliki Prospek Kuat

Medrilzam menjelaskan bahwa pemerintah pusat sedang menyiapkan skema pengelolaan sampah bagi kabupaten. Program itu menyasar daerah dengan timbulan sampah di bawah 500 ton per hari.

Menurutnya, Lumajang memiliki prospek kuat untuk mengikuti program tersebut. Hasil peninjauan awal menunjukkan kesiapan daerah yang cukup baik.

“Kami melihat prospek pengembangan pengolahan sampah melalui LSDP ini sangat feasible untuk dilakukan,” ujarnya.

Ia juga menyebut Lumajang sebagai salah satu calon lokasi program. Namun, pemerintah daerah masih perlu menyempurnakan beberapa aspek.

Pemkab Lumajang perlu menyiapkan lahan untuk pembangunan fasilitas. Selain itu, pemerintah harus memperbaiki akses menuju lokasi tersebut.

Infrastruktur Pengolahan Sampah Ditargetkan Mulai 2028

Medrilzam menjelaskan tahapan pelaksanaan program LSDP. Pemerintah akan memulai persiapan setelah menentukan lokasi.

Tahap tersebut mencakup penguatan regulasi dan penyediaan data. Pemerintah juga akan menyiapkan lahan serta memberdayakan masyarakat.

Selanjutnya, pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur mulai 2028. Infrastruktur tersebut mencakup TPS 3R dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu.

Melalui sistem ini, pemerintah akan menangani sekitar 240 ton sampah setiap hari. Saat ini, volume sampah tersebut belum tertangani secara optimal.

Masyarakat akan memilah sampah sejak dari rumah. Kemudian, petugas akan mengolah sampah di TPS 3R dan TPST.

Dengan pola tersebut, hanya sampah residu yang masuk ke TPA. Sistem ini juga akan memperpanjang usia layanan TPA.

Bunda Indah Tegaskan Kesiapan Pemerintah Daerah

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan kesiapan pemerintah daerah. Pemkab akan memenuhi seluruh persyaratan dari pemerintah pusat.

Pemerintah akan menyediakan lahan dan memperkuat infrastruktur pendukung. Selain itu, Pemkab akan mendorong masyarakat agar aktif mengelola sampah.

Menurut Bunda Indah, kolaborasi menjadi faktor utama keberhasilan program. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat harus bekerja bersama.

Sinergi tersebut akan membantu program berjalan sesuai target. Pada akhirnya, masyarakat akan merasakan manfaatnya secara langsung.

Apabila program LSDP berjalan, layanan persampahan Lumajang akan semakin baik. Volume sampah yang masuk ke TPA juga akan berkurang.

Selain itu, masyarakat dapat mengolah sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi. Dengan demikian, Lumajang dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BKPSDM Lumajang: ASN Nongkrong di Warung Kopi Saat Jam Kerja Bisa Disanksi

20 Juli 2026 - 16:57 WIB

Tiga Hari Berturut-turut Terjadi Kecelakaan, Warga Gelar Doa Bersama di Hutan Jati Senduro

20 Juli 2026 - 12:32 WIB

Lumajang Siapkan Kafilah Terbaik untuk Berlaga di MTQ Jawa Timur

20 Juli 2026 - 08:11 WIB

Bunda Indah Ajak Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Kunci Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

20 Juli 2026 - 08:04 WIB

Lumajang Siap Terapkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Dari Rumah Tangga hingga Fasilitas Modern

20 Juli 2026 - 08:00 WIB

MTQ XXXII Lumajang Resmi Dibuka, Siapkan Generasi Qurani yang Cerdas dan Berkarakter

20 Juli 2026 - 07:58 WIB

Trending di Daerah