Lumajang, Karyawan Pabrik MJI Mengeluh Gaji Tak Dibayar Dua Bulan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 7 Jan 2026 10:57 WIB ·

Lumajang, Karyawan Pabrik MJI Mengeluh Gaji Tak Dibayar Dua Bulan


 Lumajang, Karyawan Pabrik MJI Mengeluh Gaji Tak Dibayar Dua Bulan Perbesar

Lumajang, – Keluhan serius muncul dari karyawan pabrik MJI di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Salah satu pekerja, melalui akun Facebook @Revan Alfaris, menulis bahwa mereka belum menerima gaji selama hampir dua bulan. Pesannya menyiratkan frustasi yang mendalam.

“Bukan hanya bencana erupsi Semeru yang perlu dipantau oleh pemerintah… Tolong pantau kami karyawan pabrik MJI. Hampir 2 bulan kita tidak dibayar…tolong kami dibantu kasih solusinya,” katanya saat dikutip, Rabu (7/1/2026).

Situasi ini memicu perhatian publik, terutama di media sosial, dan menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab perusahaan dan pengawasan ketenagakerjaan. Beberapa warganet turut memberikan komentar, di antaranya,

@Alamunggas menulis, “Menurut info kita tunggu kabar hari Kamis lusa… memang sudah diketahuin Disnaker,” katanya.

@Solihin menambahkan kekhawatiran menjelang hari raya: “Kalau 2 bulan nggak dibayar, otomatis yang kerja pasti berhenti. Berarti perusahaan bebas dari kewajiban bayar pesangon… nanti habis hari raya pasti buka loker lagi,” ujarnya.

@AttraktiveTiger7642 menyoroti sikap atasan: “Pandawa Limo paling parah, pengawasnya bentak-bentak karyawan seperti sok banget, pakai kata-kata kasar,” jelasnya.

Selain persoalan gaji, komentar netizen juga menyampaikan dugaan perlakuan atasan yang tidak pantas, mulai dari penggunaan kata-kata kasar hingga sikap intimidatif, yang dianggap menambah kompleksitas persoalan ketenagakerjaan di pabrik tersebut.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lumajang Sebut Karnaval Jadi Ajang Bangkitkan Budaya Lokal

30 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mayat Pria Diperkirakan Berusia 58 Tahun Ditemukan di Pantai Pandanwangi Lumajang

26 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Trending di Daerah