Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menyiapkan Kafilah MTQ Lumajang untuk tingkat Provinsi Jawa Timur. Pemerintah akan memberikan pembinaan intensif kepada para peserta terbaik.
Persiapan tersebut dimulai setelah MTQ XXXII tingkat kabupaten berakhir. Penutupan berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (18/7/2026).
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai pembinaan memegang peran penting. Menurutnya, persiapan matang dapat meningkatkan kemampuan setiap peserta.
Pemerintah berharap para peserta mampu tampil maksimal. Selain itu, mereka harus membawa nama baik Kabupaten Lumajang di tingkat provinsi.
Peserta Terbaik Wakili Kabupaten Lumajang
Bunda Indah mengatakan dewan hakim telah menilai seluruh peserta secara ketat. Dewan hakim juga menjaga objektivitas selama perlombaan.
Karena itu, para pemenang merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Lumajang. Mereka akan mengikuti proses pembinaan sebelum berlaga di tingkat provinsi.
MTQ ke-32 Tingkat Provinsi Jawa Timur rencananya berlangsung di Kabupaten Tulungagung.
“Ajang ini merupakan momentum untuk mewujudkan generasi yang unggul di Kabupaten Lumajang,” ujar Bunda Indah.
Ia menjelaskan bahwa dewan hakim menjalankan proses penilaian secara adil. Selanjutnya, peserta terbaik akan mewakili Lumajang di MTQ Jawa Timur.
Setelah kompetisi tingkat kabupaten berakhir, pemerintah akan memusatkan perhatian pada pembinaan. Para pelatih akan membantu peserta meningkatkan kemampuan setiap cabang.
Pemkab Siapkan Pembinaan dan Fasilitas
Bunda Indah meminta seluruh pihak memberi dukungan penuh kepada Kafilah MTQ Lumajang. Dukungan tersebut mencakup pembinaan, pendampingan, dan fasilitas latihan.
“Saya berharap anak-anak ini memperoleh fasilitas yang baik selama proses pembinaan,” katanya.
Menurutnya, fasilitas yang memadai akan membantu peserta berlatih secara maksimal. Persiapan yang matang juga dapat meningkatkan peluang meraih prestasi.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXXII Kabupaten Lumajang, Muhammad Alwi Fikri, menjelaskan proses seleksi peserta.
Panitia menerapkan penilaian yang ketat, objektif, dan independen. Langkah tersebut mencegah masuknya kepentingan pribadi maupun kelompok.
Dengan sistem tersebut, panitia dapat memilih peserta berdasarkan kemampuan. Mereka akan membawa nama Kabupaten Lumajang pada kompetisi tingkat provinsi.
Live Score Perkuat Transparansi MTQ
MTQ XXXII Kabupaten Lumajang juga menghadirkan inovasi baru. Panitia menggunakan sistem live score untuk pertama kalinya.
Sistem itu menampilkan nilai peserta secara langsung. Karena itu, peserta dan masyarakat dapat memantau hasil perlombaan.
Live score juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, sistem tersebut meningkatkan kepercayaan terhadap proses penjurian.
Panitia menggelar 23 cabang dan golongan perlombaan. Seluruh perlombaan menjadi bagian dari seleksi Kafilah MTQ Lumajang.
Cabang tersebut meliputi Tilawah Al-Qur’an dan Qira’at Al-Qur’an. Selain itu, peserta mengikuti Hifzh, Tafsir, Fahmil, dan Syarhil Al-Qur’an.
Panitia juga menggelar Khath Al-Qur’an dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an. Tahun ini, panitia menambahkan ekshibisi Khath Digital.
Ekshibisi tersebut mengenalkan penggunaan teknologi dalam seni kaligrafi Islam. Inovasi ini juga memberi ruang bagi kreativitas generasi muda.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memperkuat pembinaan para peserta. Pemerintah ingin membentuk kafilah yang kompetitif dan percaya diri.
Dengan dukungan tersebut, para peserta dapat mengejar prestasi terbaik. Pemerintah juga berharap mereka mampu mengharumkan nama Lumajang di Jawa Timur.
Tinggalkan Balasan