Majelis As-tsuroya, Simbol Spiritual Baru dari Pendopo Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 24 Mei 2025 11:09 WIB ·

Majelis As-tsuroya, Simbol Spiritual Baru dari Pendopo Lumajang


 Majelis As-tsuroya, Simbol Spiritual Baru dari Pendopo Lumajang Perbesar

Lumajang – Pendopo Arya Wiraraja kini berfungsi lebih dari sekadar pusat pemerintahan. Tempat ini juga menjadi pusat kegiatan spiritual bagi warga Kabupaten Lumajang. Untuk pertama kalinya, Majelis Taklim As-tsuroya menggelar pengajian dan doa bersama di pendopo.

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) memimpin langsung majelis tersebut bersama Ketua TP PKK Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma. Kegiatan yang berlangsung menjelang senja ini dipenuhi lantunan sholawat dan dzikir yang menggema penuh khidmat.

Bunda Indah menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Majelis As-tsuroya. Ia ingin menjadikan pendopo sebagai rumah spiritual, tempat berdoa dan mempererat hubungan antara pemimpin, ulama, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, ini majelis baru yang membawa semangat luar biasa. Kami ingin dzikir dan sholawat hidup terus di pendopo,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini akan rutin diadakan dua bulan sekali, dengan mengundang majelis taklim dari berbagai kecamatan di Lumajang.

Melalui Majelis As-tsuroya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat mendoakan kemaslahatan Lumajang. Ia menegaskan bahwa membangun daerah bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga perlu ikhtiar spiritual yang kolektif.

“Saya ingin pendopo menjadi tempat berkumpulnya semua pihak untuk berdoa bersama. Ini bagian dari usaha batin kita menjaga Lumajang,” kata Bunda Indah.

Meskipun baru terbentuk, Majelis As-tsuroya langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Majelis ini mengusung misi rahmatan lil alamin, terbuka untuk semua, dan membawa semangat toleransi serta persatuan.

Bupati berharap majelis ini terus berkembang dan memberi manfaat luas. Ia percaya bahwa doa adalah kekuatan yang mampu menjaga daerah dari bencana dan membawa keberkahan.

“Semoga majelis ini tumbuh dan memberi manfaat nyata. Kita semua butuh kekuatan doa untuk menjaga Lumajang,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah