Menangkap Momen di Bawah Air, Mengalirkan Manfaat untuk Warga Desa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pariwisata · 3 Jan 2026 10:23 WIB ·

Menangkap Momen di Bawah Air, Mengalirkan Manfaat untuk Warga Desa


 Menangkap Momen di Bawah Air, Mengalirkan Manfaat untuk Warga Desa Perbesar

Lumajang, – Riuh tawa pengunjung berpadu dengan gemericik air pegunungan yang mengalir jernih di Tirtosari View, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Di tengah sejuknya alam kaki Gunung Semeru, destinasi wisata berbasis desa ini menjelma menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk menghabiskan libur Tahun Baru 2026.

Sejak pagi hingga sore hari, wisatawan silih berganti memadati kawasan wisata air tersebut. Anak-anak tampak ceria bermain air, sementara orang dewasa menikmati suasana alam yang masih asri, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Udara pegunungan yang sejuk berpadu dengan panorama hijau menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tirtosari View tidak hanya menawarkan wisata air biasa. Dengan memanfaatkan sumber air pegunungan yang alami, jernih, dan sejuk, pengelola menghadirkan konsep wisata yang unik dan kreatif.

Salah satu ikon utamanya adalah spot under water, kolam khusus yang memungkinkan pengunjung berenang sekaligus berfoto di bawah permukaan air bersama ribuan ikan hias yang berenang bebas.

Spot under water ini menjadi magnet tersendiri, terutama bagi wisatawan yang gemar mengabadikan momen liburan. Dengan kejernihan air yang menyerupai akuarium alami, pengunjung dapat berpose di dalam kolam tanpa perlu menyelam terlalu dalam. Hasil foto pun terlihat unik dan estetik, seolah diambil di alam bebas yang masih perawan.

Selama libur Tahun Baru 2026, antrean pengunjung tampak mengular di sekitar area kolam under water. Pengelola wisata menyiagakan petugas khusus fotografer untuk mendampingi pengunjung, memastikan keamanan sekaligus membantu mengambil gambar terbaik.

Sesekali terdengar decak kagum pengunjung saat melihat hasil foto yang menampilkan interaksi alami antara manusia dan ikan hias di dalam air.

Tak hanya spot under water, Tirtosari View juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang ramah keluarga. Terdapat kolam renang khusus anak-anak dengan kedalaman yang aman, serta kolam dewasa bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekadar berendam menikmati kesegaran air pegunungan.

Area sekitar kolam dilengkapi tempat duduk sederhana untuk bersantai, menyatu dengan alam tanpa menghilangkan kesan alami.

Salah satu pengunjung, Yulis, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk mengisi libur Tahun Baru di Tirtosari View. Menurutnya, wisata ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan pemandian atau kolam renang pada umumnya.

“Tempatnya nyaman, alamnya masih asri, dan yang paling menarik itu spot foto di dalam air. Anak-anak juga senang karena kolamnya aman. Ditambah lagi harga tiketnya murah, jadi cocok buat liburan keluarga,” ujar Yulis, Sabtu (3/1/2026).

Keunikan Tirtosari View tidak hanya terletak pada konsep wisatanya, tetapi juga pada nilai yang diusung. Tempat wisata ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Penanggal, sehingga seluruh pengelolaannya melibatkan masyarakat desa setempat. Wisata ini menjadi salah satu sumber pendapatan desa yang dikelola secara transparan dan berkelanjutan.

Direktur Bumdes Penanggal, Harianto, menjelaskan bahwa sejak awal Tirtosari View dirancang tidak hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan dan kepedulian sosial. Sebagian pendapatan dari tiket masuk dan pengelolaan wisata dialokasikan untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat desa.

“Pendapatan dari wisata ini kami gunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan, keagamaan, serta santunan kematian bagi warga desa. Jadi setiap wisatawan yang datang ke sini, secara tidak langsung ikut membantu dan beramal,” kata Harianto.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisata Sungai Glidik Tak Bisa Sembarangan, Izin Gubernur Jadi Kunci

13 Februari 2026 - 10:55 WIB

Kayutangan Heritage Bikin Wisatawan Betah, Okupansi Hotel Malang Stabil di 70 Persen

2 Februari 2026 - 09:10 WIB

DPRD Lumajang Ungkap Kesepakatan Lama Pengelolaan Tumpak Sewu dan Coban Sewu

1 Februari 2026 - 10:07 WIB

Tarik Tiket di Dasar Sungai Bisa Berujung Pidana, Ini Peringatan Pemkab Lumajang

29 Januari 2026 - 16:17 WIB

Langgar Perda Pengelolaan Sungai, Aktivitas Wisata Coban Sewu Terancam Sanksi

29 Januari 2026 - 10:03 WIB

Abaikan Peringatan, Pengelola Coban Sewu Terancam Kehilangan Izin

29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Pariwisata