Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 21 Agu 2025 17:10 WIB ·

Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang


 Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang tengah memasuki masa yang tidak biasa. Meskipun secara kalender telah memasuki musim kemarau, cuaca justru menunjukkan gejala sebaliknya.

Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang mengguyur sejumlah wilayah, memicu banjir dan longsor lokal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem yang berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Agustus 2025.

Menurut BMKG, fenomena ini disebabkan oleh kondisi atmosfer dan laut yang belum sepenuhnya stabil, meskipun musim kemarau secara umum sudah dimulai di banyak wilayah Jawa Timur, termasuk Lumajang.

“Adanya gangguan pola angin dan suhu muka laut yang masih cukup hangat di sekitar perairan selatan Jawa, berkontribusi pada terbentuknya awan hujan di wilayah yang seharusnya sudah kering,” demikian penjelasan BMKG dalam rilis cuaca terbarunya.

Baca juga: Pramuka, Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Anak-anak Lumajang

Fenomena ini mengingatkan transisi musim tidak selalu berjalan mulus. Ketika kondisi atmosfer dan kelautan tidak mendukung kestabilan cuaca, maka hujan ekstrem tetap bisa terjadi bahkan di bulan-bulan kemarau.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah-daerah rawan longsor dan banjir.

Baca juga: Tanah Longsor Terjang Bedayu dan Wonokerto, BPBD Lumajang Kerahkan Alat Berat

“Hujan deras beberapa hari terakhir disertai angin kencang menjadi bukti bahwa cuaca saat ini tidak bisa diprediksi secara umum berdasarkan musim saja. Kami minta warga tetap waspada, terutama di Kecamatan Candipuro, Tempursari, dan Senduro yang rawan longsor,” kata Yudi, Kamis (21/8/25).

Selain itu, kawasan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru juga mendapat perhatian khusus. Beberapa sungai seperti Besuk Kobokan, Sungai Rejoyo, Kali Glidik, dan Besuk Sat berpotensi meluap jika curah hujan tinggi terjadi secara terus-menerus.

“Warga yang tinggal di sekitar DAS sebaiknya bersiap lebih awal jika hujan mulai turun deras. Jangan menunggu sampai air naik baru mengungsi,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah