Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menjadikan mitigasi bencana Gunung Semeru sebagai salah satu dasar pengusulan pembangunan dan peningkatan empat ruas jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan infrastruktur tersebut diproyeksikan tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga mempercepat proses evakuasi warga saat terjadi bencana.
“Kami saat ini mengusulkan melalui program IJD sebanyak empat ruas jalan. Sebagian besar berada di kawasan pertanian, namun yang paling penting ruas-ruas tersebut juga berfungsi sebagai jalur evakuasi masyarakat ketika terjadi bencana,” kata Indah, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, karakteristik Kabupaten Lumajang yang berada di kawasan Gunung Semeru membuat pembangunan infrastruktur harus mengakomodasi kebutuhan mitigasi bencana. Akses jalan yang memadai dinilai penting untuk mempercepat mobilitas warga ketika terjadi ancaman awan panas guguran maupun aliran lahar.
“Keberadaan jalur evakuasi yang memadai menjadi kebutuhan mendesak. Dengan akses jalan yang lebih baik, masyarakat di kawasan rawan bencana diharapkan dapat melakukan evakuasi lebih cepat dan lebih aman saat terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru,” ujarnya.
Selain berfungsi sebagai jalur penyelamatan, Indah mengatakan pembangunan empat ruas jalan tersebut juga akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di kawasan pertanian.
“Selain berfungsi sebagai jalur penyelamatan, ruas jalan yang diusulkan juga akan memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat,” kata Indah.
Tinggalkan Balasan