Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 2 Sep 2025 18:56 WIB ·

Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026


 Pembangunan Tol Probolinggo-Situbondo Barat Capai 80 Persen, Ditarget Rampung Awal 2026 Perbesar

Situbondo, – Direktur Utama PT Jasa Marga Probowangi, Adi Prasetyanto, menyatakan progres pembangunan jalan tol dari Kabupaten Probolinggo hingga pintu keluar (exit) Tol Situbondo Barat telah mencapai 80 persen. Proyek strategis nasional ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada awal tahun 2026.

“Insya Allah, pada awal tahun 2026 sudah rampung,” ujar Adi kepada wartawan usai bertemu dengan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (2/9/25).

Baca juga: Tol Probolinggo–Banyuwangi Senilai Rp10,84 Triliun, Waktu Tempuh 5 Jam Jadi 2 Jam: Ini Jalurnya!

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Adi, pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan jalan tol, khususnya untuk segmen hingga Situbondo Barat yang terletak di Desa Buduan, Kecamatan Suboh.

Menurut Adi, PT Jasa Marga Probowangi juga berkomitmen untuk menangani dampak dari pelaksanaan proyek, termasuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak akibat aktivitas konstruksi.

Baca juga: Tragedi Cinta Lama di Lumajang: Dendam Empat Bulan Berakhir dengan Kematian

“Pak Bupati tadi menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung pembangunan jalan tol hingga Situbondo Barat, karena manfaatnya sangat besar untuk masyarakat dan perekonomian Situbondo,” ujarnya.

Selain mempercepat konektivitas wilayah timur Jawa Timur, jalan tol ini juga akan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Jika sebelumnya perjalanan dari Surabaya ke Situbondo membutuhkan waktu lima hingga enam jam, setelah tol ini beroperasi, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar tiga hingga empat jam.

Lebih lanjut, Adi juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengusulkan perubahan nama proyek tol dari Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) menjadi Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi), seiring dengan bertambahnya wilayah yang dilintasi.

Usulan ini, kata Adi, telah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan telah mendapat sinyal positif.

“Karena mekanismenya memang melalui Kementerian PUPR, dan sepertinya sudah ada lampu hijau,” kata dia.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Erupsi Semeru Disertai Awan Panas 4,5 Kilometer dan Kolom Abu 1.000 Meter

19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi Mahasiswa menggugat, Enam Tuntutan Dibawa ke DPRD Lumajang

18 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Perhatian Warga Lumajang, Antrean Pertalite Mengular

11 Juni 2026 - 08:47 WIB

Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang

9 Juni 2026 - 15:22 WIB

Dampak Pelemahan Rupiah, Harga Ban Motor di Lumajang Kini Tembus Rp 325 Ribu

7 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dari Surabaya ke Pegangsaan Timur: Jejak Panjang Bung Karno Menuju Proklamasi Kemerdekaan

6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional