Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Ekonomi · 8 Nov 2025 20:38 WIB ·

Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025


 Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 30 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dalam Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 yang digelar di area parkir barat Stadion Lumajang.

Festival yang berlangsung meriah ini menghadirkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas Lumajang, kerajinan tangan, hingga hasil olahan pertanian lokal.

Selain menjadi ajang promosi dan transaksi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas jaringan pemasaran bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.

Baca juga: Pemkab Lumajang Luncurkan 21 Titik Wifi Publik untuk Pemerataan Akses Digital

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat pelaku UMKM yang terus berinovasi di tengah tantangan ekonomi.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan, baik melalui pelatihan, fasilitasi permodalan, maupun digitalisasi usaha.

Baca juga:Akses Jalan Pasirian danTempursari Terputus Akibat Hujan Deras, BPBD Lumajang Usul Perpanjangan Masa Tanggap Darurat

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Melalui festival ini, kita ingin memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas, memperluas pasar, dan memanfaatkan teknologi digital,” katanya, Sabtu (8/11/2025).

Festival ini tidak hanya menjadi ajang ekonomi, tetapi juga ruang ekspresi budaya. Masyarakat disuguhkan penampilan tarian jaran kencak, kesenian khas Lumajang yang identik dengan budaya pendalunga, perpaduan antara etnis Jawa dan Madura. Pertunjukan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung sekaligus simbol kekayaan budaya daerah.

Selain kegiatan pameran dan pentas budaya, acara tersebut juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam meluncurkan 21 titik Wifi publik di tujuh kelurahan. Langkah ini diharapkan memperkuat transformasi digital UMKM agar mampu bersaing di era ekonomi modern.

“Dengan adanya Wifi publik dan dukungan digitalisasi, pelaku UMKM dapat lebih mudah memasarkan produknya secara online. Inilah bentuk sinergi antara penguatan ekonomi lokal dan kemajuan teknologi,” katanya.

Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, Lumajang tidak hanya memperkuat perekonomian lokal, tetapi juga menegaskan jati diri sebagai daerah yang kaya budaya dan terbuka terhadap inovasi.

“Kita ingin menunjukkan bahwa ekonomi lokal dan budaya daerah bisa berjalan beriringan. Keduanya adalah kekuatan Lumajang yang patut dibanggakan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lewat RKPD 2027, Pemkab Lumajang Perkuat Iklim Investasi dan Infrastruktur

22 Maret 2026 - 10:45 WIB

Krisis Keteladanan? ASN dan Perangkat Desa Diminta Lunasi Pajak di Tengah Tunggakan Rp 6,19 Miliar

3 Maret 2026 - 09:26 WIB

Pariwisata dan UMKM Lumajang, Sinergi yang Menggerakkan Ekonomi Lokal

27 Februari 2026 - 12:13 WIB

IPR Surabaya November 2025 Diprediksi 489,4, Lebih Tinggi dari September

20 Desember 2025 - 13:43 WIB

Ratusan Ternak Berhasil Diselamatkan, Pemerintah Perkuat Bantuan Pakan di Masa Darurat Semeru

20 November 2025 - 20:36 WIB

Kadin Lumajang Genjot Transformasi Digital Demi Ciptakan Desa Berdaya Saing di Tengah Persaingan Global

16 November 2025 - 16:54 WIB

Trending di Ekonomi