Akses Jalan Pasirian danTempursari Terputus Akibat Hujan Deras, BPBD Lumajang Usul Perpanjangan Masa Tanggap Darurat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 6 Nov 2025 07:33 WIB ·

Akses Jalan Pasirian danTempursari Terputus Akibat Hujan Deras, BPBD Lumajang Usul Perpanjangan Masa Tanggap Darurat


 Akses Jalan Pasirian danTempursari Terputus Akibat Hujan Deras, BPBD Lumajang Usul Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Perbesar

Lumajang, – Hujan deras yang melanda wilayah Lumajang menyebabkan akses jalan antara Pasirian dan Tempursari terganggu.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, menyatakan bahwa kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan penyaluran bantuan, sehingga pihaknya menyarankan perpanjangan masa tanggap darurat selama tujuh hari ke depan.

Menurut Isnugroho, kerusakan jalan akibat hujan deras membuat distribusi logistik dan evakuasi warga terdampak menjadi terhambat.

Baca juga:Bau Belerang Tercium di Banjir Lumajang, BPBD Waspadai Aktivitas Gunung Semeru

“Kondisi teknis di lapangan belum memungkinkan penanganan selesai secara optimal, sehingga kami mengusulkan perpanjangan masa tanggap darurat untuk memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi,” katanya, Kamis (6/11/25).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang, telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor selama 7 hari mulai 1-7 November 2025.

Baca juga:Bau Belerang Tercium di Banjir Lumajang, BPBD Waspadai Aktivitas Gunung Semeru

Masa tanggap darurat di Lumajang sendiri memiliki ketentuan bisa diperpanjang hingga tiga kali, dan usulan saat ini merupakan salah satu langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Isnugroho menekankan bahwa koordinasi dengan aparat desa, relawan, dan instansi terkait terus dilakukan agar kondisi darurat dapat ditangani secepat mungkin.

“Selain itu, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari jalur yang terdampak, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pihaknya memastikan posko siaga bencana tetap beroperasi 24 jam untuk menerima laporan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah