Bau Belerang Tercium di Banjir Lumajang, BPBD Waspadai Aktivitas Gunung Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 5 Nov 2025 21:53 WIB ·

Bau Belerang Tercium di Banjir Lumajang, BPBD Waspadai Aktivitas Gunung Semeru


 Bau Belerang Tercium di Banjir Lumajang, BPBD Waspadai Aktivitas Gunung Semeru Perbesar

Lumajang, – Warga Lumajang diingatkan untuk tetap waspada setelah aroma belerang tercium di wilayah yang terdampak banjir, salah satunya di Sungai Limpas Regoro, Desa Gindoruso.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menekankan bahwa bau belerang ini bisa menjadi indikasi meningkatnya aktivitas Gunung Semeru.

Kalaksa BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa munculnya bau belerang kemungkinan berkaitan dengan aktivitas vulkanik Semeru yang sedang meningkat.

Baca juga: Banjir Lumajang, Kepala Desa Minta Bantuan Alat Berat untuk Atasi Luapan Air

“Bau belerang ini tercium di banjir, dan kemungkinan ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Semeru. Berdasarkan pantauan tim di Gunung Sawur, aktivitas di Semeru memang meningkat, dan di puncaknya juga terbentuk kubah lava baru,” ujarnya, Rabu (5/11/25).

Isnugroho menambahkan, kondisi ini meningkatkan risiko banjir lahar dingin, terutama jika curah hujan tinggi terjadi di puncak gunung.

Baca juga:Gunung Semeru Erupsi, Polres Lumajang Pastikan Seluruh Unsur Siaga Hadapi Potensi Bencana

“Andai terjadi hujan lebat, kemungkinan banjir lahar dingin bisa terjadi. Semoga saja tidak terjadi, tapi melihat potensi yang ada, risiko itu tetap harus diwaspadai kapan saja,” tambahnya.

Banjir lahar dingin merupakan aliran material vulkanik bercampur air hujan yang bergerak cepat menuruni lereng gunung. Aliran ini bisa membahayakan pemukiman dan infrastruktur di sekitarnya jika terjadi.

BPBD Lumajang menegaskan pihaknya akan terus memantau aktivitas Semeru dan meminta warga tetap waspada, terutama di daerah rawan terdampak.

“Peringatan ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi sebagai langkah antisipasi agar warga siap menghadapi kemungkinan terburuk. Kami menghimbau masyarakat untuk tidak mendekati sungai atau jalur aliran lahar, apalagi saat hujan deras,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rp4,2 Miliar Dianggarkan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan di 26 Desa Lumajang Menunggak

21 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Daerah