Gunung Semeru Erupsi, Polres Lumajang Pastikan Seluruh Unsur Siaga Hadapi Potensi Bencana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 5 Nov 2025 13:09 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi, Polres Lumajang Pastikan Seluruh Unsur Siaga Hadapi Potensi Bencana


 Gunung Semeru Erupsi, Polres Lumajang Pastikan Seluruh Unsur Siaga Hadapi Potensi Bencana Perbesar

Lumajang, – Beberapa jam setelah Gunung Semeru kembali erupsi pada Rabu (5/11/2025) pagi, Polres Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di halaman Mapolres Lumajang.

Kapolres AKBP Alex Sandy Siregar memastikan seluruh unsur di Kabupaten Lumajang sudah dalam kondisi siaga penuh menghadapi potensi bencana akibat peningkatan aktivitas vulkanik dan cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Apel tersebut diikuti unsur TNI, BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI, serta relawan dan masyarakat peduli bencana.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan kesiapan lintas instansi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di musim penghujan.

Baca juga:1.000 Liter Solar Bersubsidi Disembunyikan di Tandon, Bupati Lumajang Lakukan OTT

“Apel ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bentuk kesiapan nyata seluruh elemen di Lumajang menghadapi ancaman bencana, termasuk erupsi Gunung Semeru yang pagi ini kembali menunjukkan aktivitasnya,” kata Alex.

Diketahui, Gunung Semeru mengalami dua kali erupsi antara pukul 04.54 hingga 08.00 WIB dengan kolom abu setinggi 600 meter dari puncak kawah. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu teramati mengarah ke utara. Hingga kini, status Semeru masih Level II (Waspada).

Baca juga:Kasus Dugaan Manipulasi Klaim di Jember, BPJS Perketat Pengawasan Hingga Lumajang dan Bondowoso

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah dan menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai Besuk Kobokan.

Menanggapi kondisi tersebut, AKBP Alex menegaskan bahwa Polres Lumajang telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari pembentukan peleton tanggap cepat, kring bencana di wilayah rawan, hingga pelatihan gabungan untuk meningkatkan kemampuan personel dan relawan.

“Polri bersama TNI, BPBD, dan seluruh stakeholder siap bergerak cepat jika situasi memburuk. Kami sudah petakan jalur evakuasi dan menyiagakan personel di titik-titik rawan,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan diri.

“Kami mengimbau warga, khususnya di sekitar lereng Semeru dan bantaran sungai, untuk segera mengungsi jika terjadi peningkatan aktivitas gunung. Jangan menunggu situasi menjadi berbahaya,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional