Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 29 Jun 2026 18:56 WIB ·

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak


 Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak Perbesar

Lumajang, – Berakhirnya pagelaran Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026 di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, tidak menandai berakhirnya rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Pemerintah daerah mengajak masyarakat, panitia, relawan, pelaku usaha, serta jajaran perangkat daerah bergotong royong membersihkan kawasan pantai sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian destinasi wisata.

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan keberhasilan sebuah festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara dan banyaknya pengunjung.

Menurut dia, kepedulian seluruh pihak dalam menjaga kebersihan lokasi setelah kegiatan berakhir juga menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan sebuah agenda budaya.

“Saya berharap setelah puncak Segoro Topeng Kaliwungu selesai, kita tidak meninggalkan sampah begitu saja. Mari kita bersihkan bersama-sama agar Pantai Watu Pecak tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi. Seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran juga harus ikut turun tangan karena kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Yudha, Minggu (28/6/2026).

Menurut Yudha, menjaga kebersihan kawasan wisata merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Destinasi yang bersih dan terawat akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus memperkuat daya tarik Pantai Watu Pecak sebagai salah satu ikon pariwisata Kabupaten Lumajang.

Ia juga mengimbau masyarakat membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Apabila fasilitas belum tersedia, pengunjung diminta membawa kembali sampahnya agar tidak mencemari kawasan pantai.

“Langkah sederhana tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga ruang publik tetap bersih dan lestari,” ujarnya.

Yudha menegaskan keberhasilan sebuah event budaya tidak berhenti pada suksesnya penyelenggaraan. Menurut dia, kesadaran masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan setelah acara berakhir menjadi bagian penting dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

“Pantai Watu Pecak merupakan aset wisata yang harus kita jaga bersama. Ketika masyarakat ikut menjaga kebersihan, kita tidak hanya merawat lingkungan, tetapi juga menjaga citra pariwisata Lumajang agar tetap menjadi destinasi yang nyaman, bersih, dan membanggakan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiah Umroh Antar Desa Purwosono Raih Predikat Lunas PBB Sembilan Tahun Berturut-turut

29 Juni 2026 - 16:05 WIB

Tak Berhenti di Panggung, Pemkab Lumajang Tutup Segoro Topeng dengan Aksi Bersih Pantai

28 Juni 2026 - 22:21 WIB

Kelangkaan Solar Subsidi di Lumajang Berdampak pada Aktivitas Angkutan Pasir

26 Juni 2026 - 11:47 WIB

Ojol dan PKL Jadi Prioritas, Pemkab Lumajang Biayai BPJS Ketenagakerjaan bagi 9.000 Buruh Rentan

26 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bupati Lumajang Tegur Kepala OPD yang Keluhkan Anggaran: Tak Siap, Bisa Diganti

25 Juni 2026 - 12:03 WIB

Tak Dilirik Investor, Selokambang Diskon 50 Persen

25 Juni 2026 - 11:28 WIB

Trending di Daerah