Pemprov Jatim Beraksi Cepat Perbaiki Tanggul Sungai yang Jebol Akibat Banjir Lahar Semeru - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 25 Mei 2025 18:51 WIB ·

Pemprov Jatim Beraksi Cepat Perbaiki Tanggul Sungai yang Jebol Akibat Banjir Lahar Semeru


 Pemprov Jatim Beraksi Cepat Perbaiki Tanggul Sungai yang Jebol Akibat Banjir Lahar Semeru Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bergerak cepat untuk memperbaiki tanggul sungai yang jebol akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Pembangunan tanggul pengarah ini ditargetkan selesai dalam waktu 3 bulan dengan anggaran sebesar Rp10,5 miliar.

Kepala Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Jawa Timur, Baju Trihaksoro, menjelaskan bahwa pekerjaan pembangunan telah dimulai menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT). Proyek ini mencakup pembangunan tanggul pengarah di dua sisi, yaitu 144 meter di sisi hulu dan 24 meter di sisi hilir.

“Kami targetkan pekerjaan selesai dalam waktu tiga bulan, dengan anggaran sebesar Rp10,5 miliar,” kata Baju saat meninjau lokasi bersama Gubernur Jawa Timur dan Wakil Bupati Lumajang pada Minggu (25/5/2025).

Meski begitu, Baju mengakui bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengerjaan. Beberapa titik sempat tertimbun material dan harus dikerjakan ulang. Namun, Pemprov Jatim tidak menyerah dan terus berupaya untuk menyelesaikan proyek ini secepatnya.

“Kami juga membuat sudetan air untuk mengalihkan aliran agar tidak kembali menggerus tanggul yang sedang dibangun. Ini sangat krusial agar tidak terjadi jebol lagi,” tegas Baju.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, juga mengingatkan potensi dampak ke rumah dan sawah warga jika tanggul tidak segera dibangun. “Jika tanggul tidak segera dibangun, maka potensi dampak ke rumah dan sawah warga sangat besar. Kami tidak ingin warga kami mengalami kerugian lebih lanjut,” kata Khofifah.

Dengan demikian, Pemprov Jatim berharap pembangunan tanggul pengarah ini bisa menahan potensi aliran lahar hujan susulan dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar. Pemerintah juga berharap agar warga dapat beraktivitas dengan normal dan tidak khawatir akan ancaman banjir lahar hujan.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah