Pemprov Jatim Mulai Kerjakan Sodetan untuk Cegah Lahar Semeru Masuk Permukiman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 1 Des 2025 15:47 WIB ·

Pemprov Jatim Mulai Kerjakan Sodetan untuk Cegah Lahar Semeru Masuk Permukiman


 Pemprov Jatim Mulai Kerjakan Sodetan untuk Cegah Lahar Semeru Masuk Permukiman Perbesar

Surabaya, – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mencicil pengerjaan sodetan sebagai langkah teknis untuk mencegah banjir lahar dingin erupsi Gunung Semeru masuk ke permukiman warga. Upaya mitigasi ini dilakukan setelah status Semeru diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), yang membuka ruang lebih aman bagi pengerjaan di lapangan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengatakan pembangunan sodetan merupakan aspirasi warga yang ingin aliran lahar dialihkan agar tidak mengancam rumah dan fasilitas umum. Pemprov bersama sejumlah instansi terkait telah turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan keamanan dan kelayakan teknis pengerjaan.

“Pak Sekda waktu itu turun ke lapangan menindaklanjuti arahan Ibu Gubernur. Sebanyak 15 alat berat sebenarnya sudah siap dan pengerjaan sudah mulai dicicil,” ujar Emil di Surabaya, Senin (1/12/2025).

Ia menegaskan pengerjaan ini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana susulan di wilayah yang paling rentan.

Meski demikian, proses pembangunan sodetan berjalan secara bertahap. Hal itu disebabkan kondisi alam yang tidak sepenuhnya stabil.

Menurut Emil, erupsi kecil Gunung Semeru masih sesekali muncul sehingga para petugas harus bekerja ekstra hati-hati dengan menerapkan sistem on-off, yakni menghentikan pekerjaan saat situasi dinilai berbahaya dan melanjutkannya ketika kondisi kembali aman.

Pengerjaan sodetan ini diharapkan dapat menjadi pengendali aliran material vulkanik, terutama saat musim hujan yang meningkatkan risiko banjir lahar dingin. Dengan adanya jalur buatan tersebut, lahar dapat diarahkan ke area yang lebih aman dan tidak langsung menuju permukiman warga.

Emil menegaskan bahwa Pemprov Jatim terus berkoordinasi dengan BPBD, PVMBG, dan pihak-pihak teknis untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar keselamatan.

“Ini sedang diikhtiarkan di lapangan. Kita tidak ingin mengambil risiko berlebih, tetapi upaya perlindungan tetap harus berjalan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Gratiskan Layanan Rekomendasi BBM Bersubsidi untuk Usaha Mikro

5 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

5 Agustus 2026 - 08:53 WIB

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru

3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Trending di Nasional