Pesantren Lumajang sebagai Benteng Moral Bangsa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 18 Okt 2025 15:54 WIB ·

Pesantren Benteng Moral dan Spiritual, Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Santri


 Pesantren Benteng Moral dan Spiritual, Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Santri Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa pesantren merupakan benteng moral bangsa sekaligus sumber kekuatan spiritual masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH. Ali Ihsan serta Ny. Hj. Fatimah Ali di Pondok Pesantren An Nur El Aly, Desa Tempeh Tengah, Senin (13/10/2025).

Menurut Bunda Indah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat peran pesantren sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, tangguh, dan berdaya saing.

“Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi pusat pembentukan moral, spiritual, dan intelektual generasi muda. Karena itu, Pemkab Lumajang berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pondok pesantren, terutama dalam program pendidikan keagamaan dan pemberdayaan santri,” ujar Bunda Indah.

Kolaborasi Nyata untuk Pemberdayaan Santri

Kerja sama antara Pemkab dan pesantren meliputi dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar, pelatihan keterampilan, pembinaan karakter, dan pembekalan kepemimpinan santri. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para lulusan pesantren mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri moral dan spiritual.

Selain itu, pemerintah daerah berupaya memperluas akses dan fasilitas pendidikan keagamaan, agar pesantren dapat terus berkembang menjadi pusat pembinaan generasi muda yang mandiri dan berdaya.

Fondasi Pembangunan Berbasis Nilai Moral

Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan partisipasi publik.

“Para kiai dan nyai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada generasi muda. Dari sinilah akan lahir pemimpin yang tangguh, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pesantren Sebagai Mitra Pembangunan SDM Lumajang

Langkah strategis ini menunjukkan bahwa Pemkab Lumajang menjadikan pesantren sebagai mitra utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Melalui penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter, pemerintah berupaya memastikan bahwa nilai-nilai moral, sosial, dan budaya tetap menjadi dasar dalam membangun Lumajang yang amanah, adil, dan bermartabat.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah