Pesantren Lumajang sebagai Benteng Moral Bangsa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Okt 2025 15:54 WIB ·

Pesantren Benteng Moral dan Spiritual, Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Santri


 Pesantren Benteng Moral dan Spiritual, Pemkab Lumajang Perkuat Kolaborasi dan Pemberdayaan Santri Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa pesantren merupakan benteng moral bangsa sekaligus sumber kekuatan spiritual masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH. Ali Ihsan serta Ny. Hj. Fatimah Ali di Pondok Pesantren An Nur El Aly, Desa Tempeh Tengah, Senin (13/10/2025).

Menurut Bunda Indah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat peran pesantren sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, tangguh, dan berdaya saing.

“Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi pusat pembentukan moral, spiritual, dan intelektual generasi muda. Karena itu, Pemkab Lumajang berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh pondok pesantren, terutama dalam program pendidikan keagamaan dan pemberdayaan santri,” ujar Bunda Indah.

Kolaborasi Nyata untuk Pemberdayaan Santri

Kerja sama antara Pemkab dan pesantren meliputi dukungan terhadap kegiatan belajar mengajar, pelatihan keterampilan, pembinaan karakter, dan pembekalan kepemimpinan santri. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para lulusan pesantren mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri moral dan spiritual.

Selain itu, pemerintah daerah berupaya memperluas akses dan fasilitas pendidikan keagamaan, agar pesantren dapat terus berkembang menjadi pusat pembinaan generasi muda yang mandiri dan berdaya.

Fondasi Pembangunan Berbasis Nilai Moral

Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan moral dan spiritual masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan partisipasi publik.

“Para kiai dan nyai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada generasi muda. Dari sinilah akan lahir pemimpin yang tangguh, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pesantren Sebagai Mitra Pembangunan SDM Lumajang

Langkah strategis ini menunjukkan bahwa Pemkab Lumajang menjadikan pesantren sebagai mitra utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Melalui penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter, pemerintah berupaya memastikan bahwa nilai-nilai moral, sosial, dan budaya tetap menjadi dasar dalam membangun Lumajang yang amanah, adil, dan bermartabat.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Bukan Sekadar Adu Strategi! Kejurkab Catur Lumajang Jadi Jalan Lahirnya Bibit Atlet Muda

19 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Tape Ketan Wonokerto Siap Mendunia? Jenggolo Tape Fest 2027 Didorong Lebih Besar

19 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending di Daerah