Lumajang, – Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, belum sepenuhnya padam.
Di tengah upaya penanganan kebakaran, petugas menemukan sejumlah bukti dampak kebakaran terhadap satwa liar.
Salah satunya berupa seekor kijang yang ditemukan mati di area terdampak api. Petugas juga menemukan tengkorak satwa di lokasi kebakaran.
Kabag TU Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono mengatakan temuan tersebut telah didokumentasikan oleh petugas.
“Kita mengambil tiga dokumentasi. Ada satwa yang mati, kemudian ada tengkorak satwa,” kata Bambang, Selasa (1/9/2026).
Selain menemukan satwa yang mati, petugas juga mendapati jejak macan tutul di sekitar kawasan terdampak kebakaran.
Macan tutul tersebut diduga masih hidup dan telah berpindah dari habitat yang terbakar.
“Kami juga menemukan jejak macan tutul yang masih hidup, kemungkinan ia bermigrasi,” ujar Bambang.
Perpindahan satwa juga terlihat pada jenis lainnya. Petugas menyebut burung dan babi hutan turut bermigrasi menuju kawasan hutan yang belum terbakar untuk menghindari kobaran api.
“Selain itu burung dan lainnya juga bermigrasi,” katanya.
Saat ini, kebakaran masih terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan Ayek-Ayek dan Kalimati. Asap dari kobaran api masih terlihat membumbung dari kejauhan.
Tinggalkan Balasan