PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 20 Des 2025 20:07 WIB ·

PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir


 PKB Nilai Kepala Bapenda Jember Overlap Tugas Saat Bahas Banjir Perbesar

Jember, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jember mengkritik pernyataan publik Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Achmad Imam Fauzi, yang membahas persoalan banjir. PKB menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Bapenda.

Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember, Nurhuda Candra Hidayat, menyayangkan sikap Kepala Bapenda yang dinilai melakukan komunikasi publik di luar kewenangannya.

Menurutnya, penanganan dan penjelasan terkait banjir merupakan wilayah kerja Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA).

“Kepala Bapenda memberikan pernyataan yang menurut kami overlap. Seharusnya yang menyampaikan terkait bencana banjir itu Dinas PU Bina Marga dan SDA,” ujar Nurhuda, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai sikap tersebut menunjukkan lemahnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Bahkan, lanjut Nurhuda, Kepala Bapenda tidak memiliki peta maupun kewenangan teknis terkait penanganan banjir.

“Yang punya peta dan penanganan banjir itu wilayah kerja siapa? Jelas bukan Bapenda,” tegasnya.

Nurhuda menambahkan, tugas utama Bapenda seharusnya fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember. Ia menyebut saat ini banyak sektor PAD mengalami penurunan drastis dan tidak mencapai target, seperti sektor BUMD, parkir, dan reklame.

“Kalau bicara kerja keras, seharusnya fokus bagaimana PAD Jember naik. Faktanya, hari ini PAD justru turun signifikan,” jelas politisi PKB tersebut.

Atas kondisi itu, Fraksi PKB meminta Bupati Jember untuk memberikan teguran kepada Kepala Bapenda agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antar-OPD.

“Kami minta bupati melakukan teguran, supaya OPD di bawahnya bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” pungkas Nurhuda.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Trending di Daerah