Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 22 Mar 2025 15:12 WIB ·

Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita


 Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita Perbesar

Lensa Warta – Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas Kabinet Merah Putih.

Program ini berjalan di bawah naungan badan baru yaitu Badan Gizi Nasional dengan anggaran dana di tahun 2025 adalah Rp71 triliun.

Anggaran tersebut bisa bertambah Rp100 triliun jika akan dilakukan percepatan pemerataan MBG pada September mendatang.

“Boleh sekarang mulai bangga Makan Bergizi Gratis sudah menjangkau 38 provinsi dan sekarang sudah 2 juta penerima manfaatnya,” ucap Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Maret 2025.

“Ini sebuah prestasi yang luar biasa,” imbuhnya.

Program MBG baru dimulai pada 6 Januari 2025 dan menurut pengakuan Prabowo, banyak negara yang ingin belajar dari Indonesia mengenai pelaksanaannya.

Prabowo mengungkapkan jika dirinya menerima banyak surat dari negara lain terkait pelaksanaan MBG.

Menurutnya, Indonesia disebut sebagai negara yang serius dalam menjalankan program ini.

“Saya terima surat-surat dari pimpinan-pimpinan dunia,” ucap Prabowo.

“Mereka bahkan belajar dari kita, banyak kunjungan pimpinan-pimpinan negara lain, mereka bilang salah satu yang mereka ingin belajar dari kita adalah makan bergizi. Padahal kita baru mulai,” imbuhnya.

“Mereka menganggap kita salah satu yang paling serius dan paling besar usaha kita menangani ini,” tambahnya.

Target MBG adalah 15 juta orang dengan anggaran Rp71 triliun di tahun 2025.

Dengan target percepatan 82,9 juta orang, BGN mengusulkan penambahan anggaran Rp100 triliun, sehingga total anggaran MBG di tahun 2025 adalah Rp171 triliun untuk target baru ini.

Percepatan untuk memenuhi target baru kemungkinan bisa berjalan dimulai pada September mendatang.
***

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Harga Sapi Besar di Lumajang Tembus Rp 30 Juta per Ekor

21 Mei 2026 - 13:07 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Harga Pertamina Dex Naik, Pengusaha Pasir Lumajang Kelimpungan

7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Ketika Gitar Tak Lagi Sekadar Alat Musik, Sentuhan Seni Bung Tiok Jadi Buruan Kolektor Dunia

3 Mei 2026 - 07:49 WIB

Trending di Bisnis