Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Bisnis · 22 Mar 2025 15:12 WIB ·

Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita


 Prabowo Ungkap Terima Banyak Surat dari Negara Lain Terkait Pelaksanaan Program MBG di Indonesia: Mereka Ingin Belajar dari Kita Perbesar

Lensa Warta – Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas Kabinet Merah Putih.

Program ini berjalan di bawah naungan badan baru yaitu Badan Gizi Nasional dengan anggaran dana di tahun 2025 adalah Rp71 triliun.

Anggaran tersebut bisa bertambah Rp100 triliun jika akan dilakukan percepatan pemerataan MBG pada September mendatang.

“Boleh sekarang mulai bangga Makan Bergizi Gratis sudah menjangkau 38 provinsi dan sekarang sudah 2 juta penerima manfaatnya,” ucap Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Maret 2025.

“Ini sebuah prestasi yang luar biasa,” imbuhnya.

Program MBG baru dimulai pada 6 Januari 2025 dan menurut pengakuan Prabowo, banyak negara yang ingin belajar dari Indonesia mengenai pelaksanaannya.

Prabowo mengungkapkan jika dirinya menerima banyak surat dari negara lain terkait pelaksanaan MBG.

Menurutnya, Indonesia disebut sebagai negara yang serius dalam menjalankan program ini.

“Saya terima surat-surat dari pimpinan-pimpinan dunia,” ucap Prabowo.

“Mereka bahkan belajar dari kita, banyak kunjungan pimpinan-pimpinan negara lain, mereka bilang salah satu yang mereka ingin belajar dari kita adalah makan bergizi. Padahal kita baru mulai,” imbuhnya.

“Mereka menganggap kita salah satu yang paling serius dan paling besar usaha kita menangani ini,” tambahnya.

Target MBG adalah 15 juta orang dengan anggaran Rp71 triliun di tahun 2025.

Dengan target percepatan 82,9 juta orang, BGN mengusulkan penambahan anggaran Rp100 triliun, sehingga total anggaran MBG di tahun 2025 adalah Rp171 triliun untuk target baru ini.

Percepatan untuk memenuhi target baru kemungkinan bisa berjalan dimulai pada September mendatang.
***

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil di Berkas Berbeda dengan Aplikasi, Dinsos Lumajang Coret Pendaftar Beasiswa

7 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Jalan Terlalu Curam, Petugas Belum Bisa Padamkan Api di Perbukitan Argosari

6 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kawendra Lukistian Dapat Amanat di PBNU, Ini Semangat yang Dibawanya hingga 2031

1 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Detik-detik Gunung Semeru Keluarkan Dentuman Keras, Terekam CCTV BPBD Lumajang

29 September 2026 - 11:32 WIB

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Trending di Nasional