PVMBG Tegaskan Status Waspada Gunung Semeru, Warga Dilarang Mendekat ke Besuk Kobokan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 6 Jul 2025 11:39 WIB ·

PVMBG Tegaskan Status Waspada Gunung Semeru, Warga Dilarang Mendekat ke Besuk Kobokan


 PVMBG Tegaskan Status Waspada Gunung Semeru, Warga Dilarang Mendekat ke Besuk Kobokan Perbesar

Lumajang, – Meski status Gunung Semeru masih berada pada level Waspada (Level II), intensitas letusan dan aktivitas kegempaan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir membuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mempertegas imbauan larangan aktivitas di sektor tenggara, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.42 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporan tertulis yang diterima pada Ahad (6/7/25) pagi.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat daya. Saat laporan itu disampaikan, erupsi masih berlangsung. Sebelumnya, pada pukul 01.11 WIB, Semeru juga mengalami erupsi meskipun visual letusannya tidak teramati.

PVMBG mencatat peningkatan aktivitas kegempaan pada Sabtu (5/7), termasuk 35 kali gempa letusan dengan amplitudo 11–23 mm, enam kali gempa embusan, dua kali gempa harmonik, serta tujuh kali gempa tektonik jauh. Ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Semeru masih cukup tinggi.

Sebagai respons, masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun dalam radius delapan kilometer dari puncak di sektor tenggara, terutama di sepanjang Besuk Kobokan. Di luar radius tersebut, warga juga diimbau tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar dapat mencapai hingga 13 kilometer.

PVMBG juga menekankan larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak karena berisiko terkena lontaran batu pijar. Warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar sungai-sungai seperti Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat juga diminta untuk mewaspadai potensi aliran lahar hujan.

Gunung Semeru, yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, masih menunjukkan aktivitas yang fluktuatif sejak peningkatan status terakhirnya. Otoritas kebencanaan daerah telah bersiaga dan terus memantau perkembangan situasi, sambil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan pemerintah daerah.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Gratiskan Layanan Rekomendasi BBM Bersubsidi untuk Usaha Mikro

5 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak

5 Agustus 2026 - 08:53 WIB

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru

3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Trending di Nasional