Segoro Topeng Kaliwungu: Bukan Sekadar Seni, Tapi Penggerak Ekonomi dan Kebanggaan Nasional Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 29 Jun 2025 20:33 WIB ·

Segoro Topeng Kaliwungu: Bukan Sekadar Seni, Tapi Penggerak Ekonomi dan Kebanggaan Nasional Lumajang


 Segoro Topeng Kaliwungu: Bukan Sekadar Seni, Tapi Penggerak Ekonomi dan Kebanggaan Nasional Lumajang Perbesar

Lumajang, – Perhelatan akbar Segoro Topeng Kaliwungu tahun ini tidak hanya memukau dengan pesona seni dan budaya yang magis, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penggerak ekonomi kreatif di Lumajang.

Pengakuan prestisius dari Kementerian Pariwisata sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 menjadi bukti nyata kontribusi event ini dalam sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Puspa, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya konsistensi dan dampak nyata sebuah event untuk bisa lolos kurasi KEN.

“Segoro Topeng Kaliwungu telah memenuhi semua kriteria tersebut,” ungkap Ni Luh, Minggu (29/6/25).

Menurutnya, dari 110 event yang dikurasi secara ketat oleh tim independen, hanya segelintir yang berhasil lolos, dan Lumajang kini termasuk di dalamnya.

Lebih dari sekadar sebuah pertunjukan, kehadiran Segoro Topeng Kaliwungu di dalam daftar KEN menandakan peningkatan signifikan pergerakan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dampak ekonomi yang ditimbulkan pun terasa langsung oleh masyarakat.

Ni Luh menyoroti bagaimana event semacam ini menjadi katalis bagi perputaran uang yang riil, melibatkan mulai dari pelaku seni, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga para pedagang lokal. Ini membuktikan bahwa investasi pada budaya dan pariwisata adalah investasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Lumajang menjadi salah satu dari hanya 11 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia yang berhasil menembus seleksi ketat KEN tahun ini. “Ini luar biasa,” ucap Bupati Indah.

Ia pun mengungkapkan ambisi Lumajang untuk terus berinovasi. Dalam pembicaraan dengan Wakil Menteri, tersirat potensi satu event Lumajang lainnya yang bisa menyusul masuk kalender nasional.

“Kami akan berusaha menghasilkan yang terbaik dan memberikan kejutan untuk masyarakat Lumajang,” imbuhnya.

Peran serta generasi muda juga menjadi kunci keberhasilan Segoro Topeng Kaliwungu. Pagelaran kolosal tahun ini melibatkan sekitar 500 pelajar dari berbagai sekolah di Lumajang.

“Mereka tidak hanya tampil, tetapi juga berkolaborasi dengan Jaran Kenca, sebuah warisan budaya takbenda yang telah diakui sejak tahun 2016. Kolaborasi ini memperkaya dimensi seni pertunjukan dan menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Karhutla TNBTS Meluas, Api Capai B29 dan Mengarah ke Sabana Pasuruan

9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Api Masih Membakar Hutan TNBTS Lumajang, Water Bombing Dilakukan untuk Jangkau Titik Sulit

9 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Trending di Nasional