Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Membumbung 800 Meter di Atas Puncak - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 3 Jun 2026 10:31 WIB ·

Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Membumbung 800 Meter di Atas Puncak


 Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Membumbung 800 Meter di Atas Puncak Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Rabu pagi, 3 Juni 2026. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan erupsi masih berlangsung saat laporan disusun, sementara masyarakat di kawasan rawan diminta tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru mencatat erupsi terjadi pada pukul 08.29 WIB. Kolom abu teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau berada pada ketinggian sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang dan terpantau condong ke arah selatan.

Aktivitas letusan tersebut juga terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 50 detik.

Dalam laporan resmi PVMBG, erupsi masih berlangsung ketika laporan diterbitkan. Hingga saat ini, Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga.

Status tersebut membuat masyarakat diminta tetap mematuhi sejumlah rekomendasi yang telah ditetapkan. Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berpotensi terdampak lontaran batu pijar.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas guguran, aliran lava, serta lahar yang dapat terjadi di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Kawasan yang perlu mendapat perhatian antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Potensi lahar juga dapat terjadi di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di kawasan puncak maupun lereng gunung.

Gunung Semeru merupakan gunung api paling aktif di Pulau Jawa dan berada di wilayah Kabupaten Lumajang serta Kabupaten Malang.

Aktivitas erupsi yang masih terjadi secara berkala membuat masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana diminta terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan pemerintah daerah.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional