Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

International · 2 Jun 2026 09:41 WIB ·

Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia


 Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia Perbesar

Lumajang, – Dua jemaah haji asal Kabupaten Lumajang wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Menurut Kementerian Haji dan Umrah Lumajang, keduanya mengalami tekanan darah tinggi dan sempat pingsan sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

Jemaah haji bernama Yuwono Soewaliadi, warga Kecamatan Lumajang, meninggal dunia di Mina Al-Wadhi Hospital Arab Saudi pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Sementara Mistari, warga Kecamatan Padang, meninggal dunia di Medical Care Alharom Mekkah Arab Saudi pada Ahad, 31 Mei 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lumajang Umar Hasan mengatakan, berdasarkan diagnosis dokter, penyebab kematian kedua jemaah tersebut adalah tekanan darah tinggi.

“Diagnosis dokter penyebab dua jemaah haji ini meninggal dunia adalah tekanan darah tinggi,” kata Umar Hasan melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2026).

Umar menjelaskan, sebelum kejadian, kedua jemaah sempat diingatkan tenaga kesehatan pendamping untuk tidak mengikuti rangkaian ibadah lempar jumrah karena kondisi kesehatannya.

Namun, saat dalam perjalanan menuju lokasi pelaksanaan ibadah, keduanya mengalami penurunan kondisi fisik.

“Saat perjalanan lempar jumrah itu pingsan, terus dievakuasi ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit tidak beberapa lama kemudian dinyatakan meninggal,” jelasnya.

Setelah meninggal dunia, kedua jemaah dimakamkan di Mekkah Al Mukarramah. Menurut Umar, proses pemakaman dilakukan di Arab Saudi karena jenazah tidak memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Karena tidak bisa dibawa pulang jadi langsung dimakamkan di sana,” katanya.

Meski terdapat dua jemaah yang meninggal dunia, Umar memastikan kondisi jemaah haji asal Lumajang lainnya tetap aman dan menjalankan ibadah seperti biasa.

Ia memastikan situasi di Arab Saudi masih kondusif bagi para jemaah, meski kawasan Timur Tengah tengah diwarnai meningkatnya ketegangan geopolitik.

“Semuanya aman, normal. Termasuk pulangnya nanti transit di Oman, seperti tahun sebelumnya untuk pengisian BBM,” kata Umar.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Titip Doa Jamaah Haji untuk Keamanan dan Kesejahteraan Daerah

12 Mei 2026 - 13:04 WIB

Cegah Kepanikan, Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

26 Maret 2026 - 09:36 WIB

Pengamanan Diperketat, Polisi Pastikan Wisata Tumpak Sewu Tetap Kondusif

24 Maret 2026 - 09:15 WIB

Agus Setiawan: Jika Konflik Global Meluas, Dampaknya Bisa Sampai ke Usaha Kecil di Daerah

14 Maret 2026 - 18:43 WIB

Ketua Kadin Lumajang: Pengusaha Mulai Pusing Hadapi Dampak Perang Iran–Israel

14 Maret 2026 - 18:27 WIB

Agus Setiawan, Jangan Ikut-Ikutan Panic Buying Jika Energi Mulai Langka

13 Maret 2026 - 18:33 WIB

Trending di International