Syarat Pengungsi Semeru: Kami Mau Direlokasi, Asal Ada Kerja untuk Kami di Tempat Baru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 5 Des 2025 08:19 WIB ·

Syarat Pengungsi Semeru: Kami Mau Direlokasi, Asal Ada Kerja untuk Kami di Tempat Baru


 Syarat Pengungsi Semeru: Kami Mau Direlokasi, Asal Ada Kerja untuk Kami di Tempat Baru Perbesar

Lumajang, – Para pengungsi erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa relokasi ke hunian tetap (huntap) tidak hanya membutuhkan rumah baru, tetapi juga kepastian mata pencaharian.

Aspirasi ini disampaikan langsung kepada Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat penyerahan bantuan dana tunggu hunian di posko pengungsian SMP 2 Pronojiwo, Rabu (3/12/2025) kemarin.

Salah satu pengungsi, Holil, mengungkapkan warga bersedia dipindahkan ke lokasi relokasi sepanjang pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang bisa mereka jalani.

Ia mengatakan, lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupannya kini telah tertimbun material abu Semeru, membuatnya kehilangan pekerjaan dan pemasukan.

“Kita sudah sampaikan ke Ibu Bupati Lumajang. Kalau bisa sediakan sedikit lapangan kerja buat kami,” kata Holil, Junat (5/12/2025).

Holil bahkan mengusulkan jenis pekerjaan yang menurutnya realistis dan berbiaya murah, yakni industri pengeleman kayu.

Meski hasilnya tidak besar, ia menilai pekerjaan tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan harian setelah kehilangan mata pencaharian utama.

“Pandangan kami saat ini yang mudah dan murah itu pengeleman kayu. Walaupun dijual murah, setidaknya bisa menyambung hidup kami,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa para pengungsi tidak ingin selamanya bergantung pada bantuan pemerintah atau donatur. “Kalau kami minta bantuan terus kan juga enggak enak. Kami masih mempunyai tenaga untuk bekerja,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan akan mempelajari dan mempertimbangkan jenis pekerjaan yang sesuai dengan kondisi warga setelah relokasi. Indah menegaskan bahwa pemerintah siap mengakomodasi kebutuhan pengungsi.

“Kami pikirkan dulu pekerjaan apa yang bisa dilakoni oleh masyarakat. Yang jelas pemerintah siap untuk mengakomodasi keinginan masyarakat,” kata Indah.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

50 Titik Salat Id Muhammadiyah di Lumajang

20 Maret 2026 - 14:00 WIB

PDI Perjuangan Lumajang Hadirkan Oase di Jalur Mudik, Tempat Lelah Pemudik Menemukan Jeda

20 Maret 2026 - 13:21 WIB

Imbauan Keselamatan, Jangan Paksa Berkendara Saat Lelah, Istirahat di Posko Terdekat

20 Maret 2026 - 13:00 WIB

Tiga Personel Siaga Bergiliran, Posko Mudik Lumajang Beroperasi Nonstop

20 Maret 2026 - 12:54 WIB

Fasilitas Lengkap, Posko Mudik PDI Perjuangan Lumajang Jadi Oase Pemudik

20 Maret 2026 - 12:47 WIB

Posko Gotong Royong Mudik di Lumajang Siaga 24 Jam, PDI Perjuangan Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Trending di Daerah