Tetap Waspada Aktivitas Semeru, Penambangan Pasir Diizinkan Lagi namun Hanya Saat PVMGB Aman - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 30 Nov 2025 07:08 WIB ·

Tetap Waspada Aktivitas Semeru, Penambangan Pasir Diizinkan Lagi namun Hanya Saat PVMGB Aman


 Tetap Waspada Aktivitas Semeru, Penambangan Pasir Diizinkan Lagi namun Hanya Saat PVMGB Aman Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang kembali membuka aktivitas penambangan pasir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Gunung Semeru, namun dengan pengawasan ketat dari sensor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGB).

Keputusan ini menyusul pelonggaran larangan tambang yang sempat diberlakukan ketika aktivitas vulkanik Semeru meningkat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 300.2.1/1/427.76/2025 tentang Imbauan Pelaksanaan Aktivitas Penambangan, yang ditandatangani Bupati Indah Amperawati Masdar pada 29 November 2025.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan izin kembali beroperasinya tambang pasir hanya berlaku selama kondisi gunung dinyatakan aman berdasarkan pantauan alat PVMGB.

“Boleh (aktivitas pertambangan pasir), tapi dengan catatan,” katanya, Minggu (30/11/2025).

Ia menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama di tengah fluktuasi aktivitas vulkanik Semeru. “Kami ingin memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan, tetapi tetap berada dalam batas aman,” katanya.

Dalam aturan terbaru itu, Pemkab Lumajang mensyaratkan bahwa semua aktivitas penambangan harus dihentikan apabila sensor PVMGB merekam getaran atau banjir lahar dengan amplitudo mencapai maksimal 20 mm dalam durasi signifikan.

Pemutusan kegiatan secara cepat dianggap penting untuk menghindari risiko besar, mengingat kondisi Semeru yang masih tidak stabil.

Selain itu, Pemkab juga membatasi jam operasional tambang hanya pukul 08.00-16.00 WIB. Pembatasan ini bertujuan memastikan kegiatan tetap mudah dipantau oleh petugas, sekaligus meminimalkan risiko saat cuaca sore atau malam yang cenderung lebih rawan perubahan aktivitas vulkanik.

Pemkab menegaskan bahwa keputusan membuka kembali izin penambangan merupakan kompromi antara kebutuhan ekonomi masyarakat dan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Sebelumnya, aktivitas tambang di sepanjang aliran sungai Semeru sempat dihentikan ketika status gunung berada di level IV atau Awas.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah