Tolak Relokasi? Warga Diminta Tanda Tangan Surat Pernyataan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 27 Feb 2026 11:00 WIB ·

Tolak Relokasi? Warga Diminta Tanda Tangan Surat Pernyataan


 Tolak Relokasi? Warga Diminta Tanda Tangan Surat Pernyataan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengambil langkah tegas dalam upaya mitigasi bencana di kawasan terdampak aktivitas Gunung Semeru.

Warga yang menolak direlokasi diminta menandatangani surat pernyataan resmi sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas keputusan tersebut.

Kebijakan itu disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam pertemuan bersama warga di Balai Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan relokasi merupakan langkah yang diambil pemerintah demi keselamatan jiwa, mengingat ancaman banjir lahar masih nyata.

“Kalau memang tidak mau pindah, silakan buat surat pernyataan. Pemerintah sudah meminta relokasi, tapi tidak mau,” kata Indah, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, pendataan tersebut penting agar ada kejelasan sikap di tengah situasi darurat bencana. Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan solusi berupa lahan relokasi dan rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak.

Ancaman yang dihadapi bukan tanpa alasan. Material vulkanik sisa erupsi yang menutup sejumlah alur sungai berpotensi kembali bergerak saat hujan deras turun. Jika terjadi banjir lahar, dampaknya bisa mengarah langsung ke permukiman warga.

Indah menegaskan, kebijakan relokasi bukan bentuk paksaan, melainkan langkah preventif untuk menghindari korban jiwa. “Ini soal nyawa. Jangan sampai kita menyesal ketika sudah terjadi,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Lumajang, Satu Alat Berat Terseret Arus

8 April 2026 - 14:45 WIB

Status Siaga, Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

8 April 2026 - 07:48 WIB

Erupsi Semeru Terekam Seismogram 27 mm, Luncuran Awan Panas 4,5 Km

7 April 2026 - 20:55 WIB

Pertamina Tambah Pasokan 45,8 Persen, Kenapa LPG 3 Kg Masih Langka di Lumajang?

7 April 2026 - 18:18 WIB

Trending di Nasional