Tumpak Sewu Destinasi Global untuk Wisatawan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Jul 2025 16:01 WIB ·

Tumpak Sewu Disiapkan Jadi Destinasi Global, SDM Lokal Jadi Pilar Utama


 Tumpak Sewu Disiapkan Jadi Destinasi Global, SDM Lokal Jadi Pilar Utama Perbesar

Air Terjun Tumpak Sewu di Lumajang, yang dikenal sebagai “Niagara-nya Indonesia”, kembali jadi sorotan nasional. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Puspa, menegaskan pentingnya penguatan SDM lokal dalam pengelolaan destinasi ini.

Dalam kunjungan kerja pada Minggu, 29 Juni 2025, Wamen menekankan bahwa Tumpak Sewu berpotensi menjadi destinasi kelas dunia. Karena itu, pemandu wisata harus tersertifikasi agar layanan wisata menjadi lebih aman, nyaman, dan profesional.

“Tumpak Sewu bukan hanya milik Lumajang, tapi aset nasional bahkan dunia. SDM-nya harus siap, tersertifikasi, dan bisa memberi pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa di hadapan para pelaku wisata dan aparatur daerah.

Wamen juga menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi nasional membuka peluang kerja formal bagi warga. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tapi juga memperkuat pemberdayaan sosial berbasis komunitas.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyambut baik arahan dari pemerintah pusat. Ia menyebut sertifikasi SDM sebagai langkah penting untuk mengangkat kelas Tumpak Sewu sebagai destinasi global.

“Dukungan Ibu Wamen sangat berarti. Dengan SDM profesional, kami yakin Tumpak Sewu bisa bersaing secara internasional, bukan hanya karena keindahannya, tapi juga karena pelayanannya,” ungkap Bupati Indah.

Pemkab Lumajang telah menyiapkan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan ekosistem wisata berbasis masyarakat. Fokus utamanya mencakup pendampingan Pokdarwis, UMKM, dan pengelola kawasan.

Kunjungan Wamen menjadi sinyal penting perlunya integrasi antara infrastruktur dan kesiapan SDM. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi awal dari kerja sama strategis pusat dan daerah dalam memperkuat posisi Tumpak Sewu.

Pengembangan destinasi ini tidak hanya soal menarik wisatawan. Tujuan utamanya juga untuk memberdayakan warga dan melestarikan alam secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gelombang Rossby Berpotensi Picu Perubahan Cuaca Mendadak di Lumajang

28 Juli 2026 - 14:45 WIB

Karang Taruna Lumajang Diminta Tetap Bergerak Meski Tanpa Anggaran

28 Juli 2026 - 11:15 WIB

Pemkab Lumajang Perkuat Sosialisasi Ketentuan Cukai kepada Pelaku Usaha

24 Juli 2026 - 11:50 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Pengelolaan DBHCHT Tepat Sasaran

24 Juli 2026 - 11:44 WIB

Lumajang Libatkan Petani Tembakau dan Pelaku Usaha dalam Sosialisasi DBHCHT

24 Juli 2026 - 11:31 WIB

Yudha Adji Kusuma Ajak Pelaku Usaha Dukung Kebijakan Cukai

24 Juli 2026 - 11:26 WIB

Trending di Daerah