Lumajang – UMKM KKJR berdiri di Dusun Tegir RT 05 RW 01, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, tepat di timur Balai Dusun Tegir. Sejak 2006, Erwin Hariyanti merintis usaha ini dari dapur rumahnya. Kemudian pada 2019, ia mengurus dan mendapatkan izin usaha resmi.
Kini, UMKM KKJR mempekerjakan empat karyawan dari lingkungan sekitar. Dengan begitu, usaha ini ikut menggerakkan ekonomi warga desa.
Ragam Produk Olahan Tradisional
UMKM KKJR menawarkan berbagai produk makanan dan minuman herbal. Di antaranya kacang telur, serbuk jahe, minuman sinom, dodol jahe, serta kue kering. Selain itu, Erwin menjaga kualitas bahan baku agar rasa tetap konsisten. Karena itu, pelanggan terus datang untuk berbelanja ulang.
![]()
Sruputen, Produk Unggulan Khas Semeru
Namun, produk yang paling menonjol adalah minuman Sruputen. Erwin meracik minuman ini dari sari lemon dan sereh yang ia ambil dari lingkungan sekitar lereng Gunung Semeru. Hasilnya, minuman ini memiliki aroma segar dan rasa hangat yang khas.
Saat diminum, Sruputen memberi sensasi segar di mulut lalu hangat di tubuh. Bahkan, beberapa pelanggan mengaku tubuh terasa lebih bugar setelah rutin mengonsumsinya. Selain itu, mereka merasakan daya tahan tubuh lebih stabil dan tidak mudah sakit.
Dukungan KADIN Lumajang
Sementara itu, Ketua KADIN Lumajang Agus Setiawan melihat UMKM KKJR sebagai contoh usaha lokal yang berhasil mengolah potensi alam menjadi produk bernilai jual. Ia menilai Sruputen memiliki keunikan rasa sekaligus manfaat kesehatan.
Menurutnya, UMKM seperti KKJR mampu membuka lapangan kerja desa sekaligus memperkuat ekonomi daerah jika pelaku usaha terus menjaga kualitas produk.
UMKM Lokal yang Terus Tumbuh
Akhirnya, UMKM KKJR tidak hanya menjadi tempat belanja produk rumahan. Lebih dari itu, usaha ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis bahan alami mampu menarik perhatian pasar digital. Oleh sebab itu, konsistensi rasa, kualitas bahan, dan pelayanan ramah menjadi kunci pertumbuhan UMKM KKJR hingga sekarang.
Tinggalkan Balasan