Wajah Baru Senduro: Pemkab Tata Kawasan Kumuh Dekat Pura Mandhara Giri - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 12 Jul 2025 10:42 WIB ·

Wajah Baru Senduro: Pemkab Tata Kawasan Kumuh Dekat Pura Mandhara Giri


 Wajah Baru Senduro: Pemkab Tata Kawasan Kumuh Dekat Pura Mandhara Giri Perbesar

Lumajang, – Penataan kawasan kumuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai dilakukan di Desa Senduro, tepatnya di sisi timur Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

Proyek ini ditargetkan rampung akhir tahun 2025 dan diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan layak huni bagi warga.

Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp 7 miliar. Dana tersebut berasal dari kombinasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lumajang.

Baca juga: Rakor TKDV Lumajang: Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Dunia Industri Perkuat Pendidikan Vokasi

“Penataannya difokuskan di kawasan sekitar pura, yang selama ini cukup padat dan kurang tertata. Harapannya, wajah kawasan ini bisa berubah lebih rapi dan nyaman,” ujar Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPKP Lumajang, Ernowo Pujo Santoso, Sabtu (12/7/25).

Anggaran tersebut dibagi dalam beberapa sektor, yakni:

– Rp 3 miliar untuk rehabilitasi rumah warga,

– Rp 3 miliar untuk perbaikan jalan lingkungan, dan

– Rp 1 miliar untuk peningkatan sanitasi serta penyediaan air bersih.

Baca juga: Lumajang Tak Aman: Mobil Dinas BBWS dan Motor Pegawai Kejaksaan Dicuri, Polisi Intensifkan Penyelidikan

Ernowo menjelaskan program ini bukan berbasis bantuan sosial, melainkan bentuk kompensasi terhadap warga yang terdampak proyek pelebaran jalan.

Dari total 100 rumah yang terdampak, 95 rumah akan direhabilitasi, sedangkan 5 rumah lainnya yang terkepras habis akan dibangun ulang dari awal.

Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pembangunan sanitasi, pemasangan akses air bersih, serta rehabilitasi rumah. Perbaikan jalan lingkungan akan dimulai dalam waktu dekat.

“Penataan ini juga sekaligus mendukung kawasan wisata spiritual di sekitar pura agar pengunjung merasa lebih nyaman. Target kami semuanya selesai sebelum 2026,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah