Rakor TKDV Lumajang: Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Dunia Industri Perkuat Pendidikan Vokasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pendidikan · 11 Jul 2025 20:46 WIB ·

Rakor TKDV Lumajang: Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Dunia Industri Perkuat Pendidikan Vokasi


 Rakor TKDV Lumajang: Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Dunia Industri Perkuat Pendidikan Vokasi Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mengundang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang dalam rapat koordinasi (rakor) pembentukan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk membangun sinergi antara dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi di Lumajang.

Untuk diketahui, Rakor ini dihadiri oleh Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, Asisten Bupati Lumajang, Paiman, dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lumajang, Subechan, Jumat (11/7/25).

Ketua Agus Setiawan memimpin langsung delegasi dan menyambut baik pelibatan Kadin dalam tim koordinasi tersebut.

Baca juga: Rentan Kecelakaan, Pekerja Tambang Pasir Lumajang Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi,” kata Agus Setiawan.

Menurutnya, pendidikan vokasi yang tidak tersambung dengan dunia industri hanya akan menghasilkan lulusan yang kesulitan masuk pasar kerja.

Oleh karena itu, pelibatan Kadin dan dunia usaha dalam perencanaan dan pelaksanaan pelatihan vokasi menjadi krusial.

Baca juga:

“Untuk itu, TKDV akan menjadi forum resmi yang menyatukan peran sektor publik dan swasta demi menciptakan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri lokal,” ungkapnya.

Kata dia, TKDV merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat daya saing tenaga kerja di era digital dan industri.

“Dunia usaha dan industri harus menjadi mitra utama pemerintah dalam mendesain kurikulum dan skema pelatihan yang relevan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Bupati Lumajang, Paiman, dalam sambutannya menjelaskan pentingnya sinergi ini sebagai upaya strategis untuk memajukan kualitas tenaga kerja lokal.

“Kami berharap TKDV dapat menjadi motor penggerak yang mempercepat transformasi pendidikan vokasi di Lumajang, sehingga lulusan vokasi tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Durasi Jam Pelajaran Disesuaikan, Pembelajaran Ramadan di Surabaya Tetap Efektif

17 Februari 2026 - 11:57 WIB

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut

2 Februari 2026 - 09:20 WIB

Trending di Pendidikan