Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Pendidikan · 2 Feb 2026 09:20 WIB ·

Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut


 Dari 5.655 Kini 1.700, Angka ATS Kota Malang Terus Menyusut Perbesar

Malang, – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mencatat penurunan signifikan angka anak tidak sekolah (ATS) sepanjang tahun 2025. Dari semula lebih dari 5.655 anak, kini jumlahnya menyusut menjadi sekitar 1.700-an anak.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari penanganan intensif yang dilakukan selama setahun terakhir. Selain itu, perubahan status sebagian anak juga memengaruhi data ATS.

“Sekarang kami masih berupaya menangani sekitar 1.700-an anak. Itu karena memang sudah banyak yang bekerja, sudah menikah, bahkan sudah pindah dari Kota Malang,” kata dia, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, selama 2025 pihaknya aktif melakukan pendataan ulang, pendampingan, serta fasilitasi pengembalian anak ke jalur pendidikan formal maupun nonformal.

Program kejar paket dan pendidikan kesetaraan menjadi salah satu opsi yang ditawarkan bagi anak-anak yang masih memungkinkan untuk kembali bersekolah.

“Sebagian anak yang sebelumnya tercatat sebagai ATS kini tidak lagi masuk dalam kategori tersebut karena telah bekerja atau menikah, sementara sebagian lainnya tercatat pindah domisili ke luar wilayah Kota Malang,” jelasnya.

Meski angka ATS menurun drastis, Disdikbud Kota Malang menegaskan upaya penanganan akan terus dilanjutkan. Fokus utama saat ini adalah menjangkau sisa anak yang masih berpotensi kembali mengakses pendidikan sesuai kondisi masing-masing.

“Kami akan terus berupaya agar angka ini bisa ditekan lagi, dengan pendekatan yang lebih personal dan kolaborasi lintas sektor,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Tak Sekadar Buka Rekening, Bupati Lumajang Ingin Menabung Jadi Budaya Pelajar

11 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kuota Beasiswa Lumajang Direncanakan Maksimal 100 Mahasiswa

30 Juli 2026 - 15:53 WIB

20 Mahasiswa Gugur, Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa kepada 114 Penerima

30 Juli 2026 - 11:52 WIB

Bupati Lumajang Wanti-wanti Sekolah Cegah Narkoba, Miras, dan Bullying

27 Juli 2026 - 11:29 WIB

Pemkab Lumajang Siapkan Beasiswa Rp6 Juta per Semester, Tambah Kuota 100 Mahasiswa

16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Trending di Pendidikan