Lumajang, – Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya transformasi pendidikan yang lebih adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman, khususnya pada Generasi Alpha yang tumbuh di tengah pesatnya arus digitalisasi.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Lumajang Excellence Education yang digelar di GOR Wira Bhakti, Jumat (15/5/2026).
Menurut Dewi Natalia, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibandingkan satu hingga dua dekade lalu, seiring cepatnya perkembangan teknologi digital yang turut membentuk karakter dan pola belajar anak.
“Anak-anak hari ini lahir ketika teknologi sudah berkembang pesat. Mereka hidup berdampingan dengan internet, media sosial, dan berbagai platform digital. Karena itu, guru tidak cukup hanya menjadi pengajar, tetapi juga harus menjadi pembimbing dan inspirator,” katanya.
Ia menilai Generasi Alpha memiliki karakter yang sangat dekat dengan teknologi. Mereka terbiasa mengakses informasi secara cepat melalui gawai dan berbagai platform digital, sehingga pendekatan pembelajaran juga harus ikut menyesuaikan kebutuhan zaman.
Dewi Natalia menekankan bahwa tantangan utama pendidikan saat ini bukan lagi pada ketersediaan informasi, melainkan pada kemampuan membimbing peserta didik agar mampu memilah informasi sekaligus membangun karakter yang kuat di tengah derasnya arus digital.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk arah berpikir dan sikap generasi muda. Karena itu, pendidik dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Lebih lanjut, ia mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, diskusi, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Menurutnya, semangat belajar dari para pendidik akan menjadi contoh penting bagi peserta didik.
“Guru yang terus belajar akan lebih mudah memahami karakter anak-anak zaman sekarang. Keteladanan itulah yang nantinya akan menginspirasi peserta didik untuk ikut tumbuh dan berkembang,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan