Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Arak-Arakan Becak Listrik Lansia Jadi Simbol Pembangunan Humanis Lumajang 100 Becak Listrik Hadiah Presiden: Napas Baru untuk Pengayuh Becak Lumajang yang Mulai Sepuh Transformasi Digital Tak Cukup dengan Infrastruktur: “Kuncinya Ada pada Pemanfaatan yang Efektif” Atlet Disabilitas Lumajang Bikin Sejarah: Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Keparprov Jatim 2025 Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru

Nasional · 30 Des 2025 16:22 WIB ·

Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember


 Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember Perbesar

Jember, – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Widarto, menuding adanya aroma politisasi birokrasi dalam pengelolaan data penerima bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tudingan itu muncul setelah permintaan DPRD atas data penerima bantuan secara rinci ditolak oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman.

Teguran tersebut disampaikan Widarto secara terbuka dalam rapat Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Gedung DPRD Jember, Senin (29/12/2025).

Widarto menegaskan permintaan data tersebut bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penggunaan anggaran daerah. Ia meminta agar birokrasi tetap profesional dan tidak mencampuradukkan urusan pemerintahan dengan kepentingan politik.

“Mohon maaf kalau saya mengingatkan di rapat, ini bukan urusan person to person, bukan urusan suka atau tidak suka. Pak Sekda tolong jangan berpolitik, yang berpolitik biar kami saja. Kalau kami minta data, ya tolong diberikan,” ujar Widarto.

Menurut Widarto, DPRD hanya menerima data penerima DBHCHT secara global per kecamatan, padahal yang dibutuhkan adalah data by name by address agar dapat dilakukan evaluasi ketepatan sasaran bantuan.

“Masa kami minta data permohonan DBHCHT, yang dikasih hanya global per kecamatan. Kami minta data by name by address. Tentu tidak akan kami gunakan secara ugal-ugalan. Justru data itu penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi masukan perbaikan,” katanya.

Widarto menyadari posisi politik partainya, PDI Perjuangan, yang bukan bagian dari koalisi pengusung Bupati Jember Muhammad Fawait saat Pilkada. Namun ia menegaskan bahwa sikap kritis DPRD tetap merupakan bagian dari unsur pemerintahan daerah.

“Kami sadar posisi politik kami. Tapi sekali lagi, kami membantu karena ini bagian dari tanggung jawab pemerintahan daerah,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan

30 Desember 2025 - 16:42 WIB

Rute Surabaya-Palangkaraya Jadi Upaya Citilink Permudah Mobilitas Wisata dan Bisnis

24 Desember 2025 - 18:28 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter, Status Masih Siaga

20 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025

20 Desember 2025 - 13:37 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Mengarah ke Timur

20 Desember 2025 - 12:57 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

18 Desember 2025 - 13:11 WIB

Trending di Nasional