Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Arak-Arakan Becak Listrik Lansia Jadi Simbol Pembangunan Humanis Lumajang 100 Becak Listrik Hadiah Presiden: Napas Baru untuk Pengayuh Becak Lumajang yang Mulai Sepuh Transformasi Digital Tak Cukup dengan Infrastruktur: “Kuncinya Ada pada Pemanfaatan yang Efektif” Atlet Disabilitas Lumajang Bikin Sejarah: Sabet 3 Emas dan 1 Perak di Keparprov Jatim 2025 Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Pemerintah Perkuat Mitigasi Berbasis Informasi Resmi di Kawasan Lahar Semeru

Nasional · 30 Des 2025 16:42 WIB ·

Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan


 Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan Perbesar

Jember, – Ketegangan terbuka terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jember bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (29/12/2025).

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, secara tegas menegur Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman, terkait penolakan pemberian data rinci penerima bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Widarto menilai sikap tersebut mencerminkan adanya aroma politisasi birokrasi dalam pengelolaan data bantuan. Ia menegaskan bahwa permintaan DPRD atas data penerima DBHCHT bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap penggunaan anggaran daerah.

“Mohon maaf kalau saya mengingatkan di rapat, ini bukan urusan person to person, bukan urusan suka atau tidak suka. Pak Sekda tolong jangan berpolitik, yang berpolitik biar kami saja. Kalau kami minta data, ya tolong diberikan,” tegas Widarto di hadapan peserta rapat.

Menurutnya, DPRD selama ini hanya menerima data penerima DBHCHT secara global per kecamatan. Padahal, untuk melakukan evaluasi ketepatan sasaran, DPRD membutuhkan data penerima secara rinci atau by name by address.

“Masa kami minta data permohonan DBHCHT, yang dikasih hanya global per kecamatan. Data rinci itu penting agar kami bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi masukan perbaikan,” ujarnya.

Widarto menekankan DPRD tidak akan menggunakan data tersebut secara sembarangan. Ia justru menyebut keterbukaan data sebagai kunci perbaikan tata kelola bantuan agar benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak.

Di sisi lain, Widarto mengakui posisi politik partainya, PDI Perjuangan, yang tidak berada dalam koalisi pengusung Bupati Jember Muhammad Fawait pada Pilkada lalu. Namun ia menegaskan, sikap kritis DPRD tetap merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

“Kami sadar posisi politik kami. Tapi sekali lagi, kami membantu karena ini bagian dari tanggung jawab pemerintahan daerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember

30 Desember 2025 - 16:22 WIB

Rute Surabaya-Palangkaraya Jadi Upaya Citilink Permudah Mobilitas Wisata dan Bisnis

24 Desember 2025 - 18:28 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter, Status Masih Siaga

20 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025

20 Desember 2025 - 13:37 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Mengarah ke Timur

20 Desember 2025 - 12:57 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

18 Desember 2025 - 13:11 WIB

Trending di Nasional