3 Faktor yang Diklaim Wamendagri Jadi Penyebab Mudik Lebaran 2025 Lebih Lancar dari Sebelumnya - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 2 Apr 2025 19:13 WIB ·

3 Faktor yang Diklaim Wamendagri Jadi Penyebab Mudik Lebaran 2025 Lebih Lancar dari Sebelumnya


 3 Faktor yang Diklaim Wamendagri Jadi Penyebab Mudik Lebaran 2025 Lebih Lancar dari Sebelumnya Perbesar

(NAMA MEDIA) – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto mengklaim arus mudik Lebaran 2025 lebih lancar dari tahun sebelumnya.

Hal tersebut ia sampaikan ketika hadir di acara open house yang digelar oleh Ketua MPR Ahmad Muzani di Jakarta pada Rabu, 2 April 2025.

“Mudik tahun ini rasanya lebih lancar, ya,” ucap Bima kepada para wartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bima mengapresiasi 3 faktor yang membuat mudik Lebaran 2025 lancar.

Kebijakan WFA ASN yang Lebih Awal

Bima mengungkapkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk ASN yang dilakukan lebih awal membuat kemacetan mudik Lebaran 2025 menjadi berkurang.

“WFA ini kelihatannya efektif, jadi mudiknya bertahap,” kata Bima.

WFA ASN ini mulai dilaksanakan pada tanggal 24-27 Maret 2025 yang diumumkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Izin ASN ini diatur dengan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 2/2025 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai Aparatur Sipil Negara Pada Instansi Pemerintah dan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Rekayasa Lalu Lintas oleh Kepolisian

Tak hanya kebijakan WFA, Bima Arya juga memberikan apresiasi pada pihak kepolisian

“Teman-teman kepolisian membuat rekayasa yang inovatif juga,” ujarnya.

Seperti yang telah diinformasikan, untuk memecah kemacetan mudik, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan rekayasa lalu lintas dengan beberapa skema.

Ada 3 skema yang dilakukan oleh Korlantas Polri, yakni dengan one way, contraflow, dan ganjil-genap.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho saat rapat koordinasi arus mudik pada 25 Maret 2025 lalu menyatakan bahwa pihaknya telah mengatur strategi untuk memecah kemacetan.

Koordinasi Pimpinan Daerah

Terakhir, Bima juga mengungkapkan apresiasinya kepada para pemimpin daerah yang saling berkoordinasi mengatasi kemacetan.

“Jadi teman-teman kepala daerah juga kerjanya bagus koordinasinya, jadi kita apresiasi,” tandasnya.

Sementara itu, puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 hingga 7 April 2025.
***

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ikatan Emosional Peternak dan Sapi Kurban Presiden: Saya Anggap Keluarga Sendiri

23 Mei 2026 - 13:56 WIB

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Trending di Nasional