Probolinggo, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo sejak Sabtu (17/1/2026) sore hingga malam menyebabkan banjir di belasan desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Tingginya curah hujan membuat debit air sungai meningkat dan meluap ke pemukiman warga serta lahan pertanian.
Banjir dilaporkan merendam desa-desa di Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberasih, Kecamatan Krejengan, dan Kecamatan Gending.
Selain pemukiman warga, genangan air juga mengakibatkan banyak lahan persawahan terendam, sehingga mengganggu aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.
Di Kecamatan Tongas, banjir terparah terjadi di Desa Bayeman dan Desa Sumendi.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter dan menggenangi rumah warga.
Kondisi tersebut memaksa sebagian warga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Warga Desa Bayeman, Mustofa, mengatakan hujan turun sangat deras sejak sore hari dan hingga malam belum juga reda. Banjir yang datang dengan cepat membuat warga khawatir akan keselamatan mereka.
“Hujan sangat deras sejak sore hingga sekarang belum reda. Banjir sekitar satu meter sudah merendam pemukiman warga dan banyak persawahan milik warga juga terendam. Paling parah banjir di Jalan Gang Shampo, Desa Bayeman, katanya banjir sudah mencapai satu meter lebih,” ujar Mustofa, Minggu (18/1/2026).
Tinggalkan Balasan