Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 3 Feb 2026 15:39 WIB ·

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember


 Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember Perbesar

Jember, – Banjir bandang melanda Kecamatan Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember, pada Senin (2/2/2026) malam, merusak puluhan rumah warga dan menghanyutkan satu orang. Dampak paling parah terlihat pada dapur rumah warga yang ambruk diterjang arus deras.

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menjelaskan banjir bermula dari hujan deras sejak pukul 14.00 WIB di wilayah hulu Sungai Badean. Debit air meningkat drastis hingga pukul 19.40 WIB, meluap ke pemukiman dan membawa material lumpur, potongan bambu, serta kayu.

“Arus sangat deras, langsung menggerus dapur warga di bantaran sungai dan menghanyutkan salah satu warga Desa Pakis,” ujar Edi, Selasa (3/2/2026).

Korban hanyut adalah Wahid, mantan Sekdes Pakis, yang hingga kini masih dicari oleh Tim SAR gabungan.
Dampak kerusakan rumah tersebar di dua titik utama, yakni, Kecamatan Panti, 30 rumah terdampak, dengan sisa lumpur setinggi 20 cm. Sebagian rumah mengalami kerusakan parah pada bagian belakang, terutama dapur yang ambruk diterjang arus.

Sedangkan, Kecamatan Rambipuji, dua rumah terendam lumpur setinggi 40 cm, sementara akses sungai terhambat oleh robohnya rumpun bambu (barongan).

Sejak malam kejadian, puluhan warga telah dievakuasi ke lokasi lebih aman. BPBD Jember bersama warga setempat melakukan gotong royong membersihkan rumah dan membuka akses jalan yang tertutup lumpur. “Dinas Sosial membuka dapur umum, sementara Dinas Kesehatan memantau kondisi fisik para pengungsi,” tuturnya.

Edi menekankan, fokus utama saat ini adalah pencarian korban hanyut dan pemulihan akses warga. “Tim SAR dikerahkan penuh untuk menemukan Pak Wahid. Semua pihak diharap tetap waspada karena banjir bandang membawa material berat dan arus sangat deras,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah