Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 4 Feb 2026 15:50 WIB ·

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang


 Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Peristiwa penemuan bayi laki-laki yang dibuang di kawasan Jembatan Kali Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, memunculkan gelombang solidaritas dari masyarakat. Puluhan warga dari berbagai desa dan kecamatan menyatakan keinginan untuk mengadopsi bayi tersebut.

Sejak kabar penemuan bayi berusia sekitar dua bulan itu beredar, masyarakat datang silih berganti ke lokasi dan ke Puskesmas Senduro untuk menanyakan kondisi bayi sekaligus menyampaikan niat mengasuhnya.

Tak hanya warga sekitar Desa Kandangan, minat adopsi juga datang dari luar wilayah. Warga Kecamatan Senduro, Pasrujambe, hingga Kota Lumajang bahkan rela datang langsung untuk menyampaikan niat mereka.

Salah satu yang menyatakan kesiapan mengadopsi adalah Kepala Desa Kandangan, Jumanan. Ia mengaku prihatin dengan nasib bayi tersebut dan siap bertanggung jawab penuh apabila orang tua kandungnya tidak bersedia merawat.

“Kalau memang orang tuanya tidak mau merawat, biar saya sendiri yang akan merawatnya. Bayi ini masih sangat membutuhkan kasih sayang,” kata Jumanan, Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sepasang suami istri asal Desa Pandansari yang telah 20 tahun belum dikaruniai anak juga mengajukan diri untuk mengadopsi bayi tersebut. Pasangan ini berharap dapat membesarkan bayi itu dengan penuh kasih sayang.

Sementara itu, bayi tersebut saat ini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Senduro di bawah pengawasan dokter spesialis anak.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Efisiensi Anggaran dan Batas 30 Persen, Alarm Dini bagi Struktur Kepegawaian Lumajang

31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Trending di Daerah