Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 21 Feb 2026 20:30 WIB ·

Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi


 Dody Hanggodo Pastikan Mitigasi Maksimal, Alur Sungai Gunung Semeru Dinormalisasi Perbesar

Lumajang, – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung penanganan pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Salah satu fokus utama kunjungan ini adalah memastikan normalisasi alur sungai agar aliran lava dan lahar tetap terkendali dan tidak meluber ke kawasan permukiman warga yang masih berada di zona rawan.

“Hari ini kita melihat penanganan pasca erupsi dan persiapan jika beberapa hari, minggu, atau bulan ke depan terjadi erupsi lagi. Alurnya kita kembalikan supaya tidak meluber ke perumahan,” ujar Dody saat meninjau lokasi, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, normalisasi alur sungai menjadi bagian dari mitigasi cepat untuk meminimalkan risiko bencana lanjutan. Selain itu, pemerintah juga mengecek kondisi infrastruktur yang terdampak, termasuk jembatan penghubung yang vital bagi mobilitas warga.

“Sekalian saya melihat, kira-kira strukturnya ini masih goyang nggak? Alhamdulillah masih bagus. Memang perlu dibersihkan, tapi urusan bersih-bersih nanti saja kalau kondisi mulai stabil,” kata Dody.

Ia menegaskan, jembatan ini dipastikan tetap bisa digunakan saat arus mudik maupun balik, meski evaluasi teknis penuh akan dilakukan untuk memastikan keamanan.

Di sektor pengendalian lahar, Dody menyebut saat ini pemerintah tengah mengerjakan dua check dam dari total 14 dam yang rusak akibat erupsi. Pengerjaan dilakukan secara bertahap karena skala kerusakan cukup besar. Ia menilai beberapa dam yang rusak parah lebih efisien dibangun ulang dibandingkan direnovasi.

“Ada dua dam yang kita kerjakan sekarang. Sementara dua ini sudah cukup mampu menangani jika terjadi erupsi. Tapi secara bertahap kita akan tingkatkan jumlah dam yang akan direnov, di-upgrade, atau dibangun baru. Yang rusak itu sudah lebih mahal merenovasinya daripada membangun baru,” jelasnya.

Selain itu, Menteri PU juga memastikan akses wilayah terisolir segera dibuka. Di Dusun Jugosari, sekitar 320 warga sempat terisolir akibat kerusakan jalan dan jembatan. Berkat kerja sama lintas instansi, akses mulai dibuka sehingga arus logistik dan kebutuhan warga kembali normal.

“Setiap kali ada bencana, yang pertama kita upayakan adalah membuka keterisoliran. Supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan arus logistik kembali lancar,” tegas Dody.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Erupsi Semeru Disertai Awan Panas 4,5 Kilometer dan Kolom Abu 1.000 Meter

19 Juni 2026 - 11:13 WIB

Aliansi Mahasiswa menggugat, Enam Tuntutan Dibawa ke DPRD Lumajang

18 Juni 2026 - 15:12 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Perhatian Warga Lumajang, Antrean Pertalite Mengular

11 Juni 2026 - 08:47 WIB

Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Lumajang

9 Juni 2026 - 15:22 WIB

Dampak Pelemahan Rupiah, Harga Ban Motor di Lumajang Kini Tembus Rp 325 Ribu

7 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dari Surabaya ke Pegangsaan Timur: Jejak Panjang Bung Karno Menuju Proklamasi Kemerdekaan

6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Trending di Nasional