Lumajang, – Momentum libur panjang Idulfitri 2026 yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata unggulan.
Salah satu yang mulai dikenalkan kepada wisatawan adalah destinasi yang tengah viral, yakni Air Terjun Sumber Telu.
Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Lumajang, Galih Permadi mengatakan kawasan Pronojiwo memiliki banyak pilihan wisata alam yang menarik dan layak dikunjungi saat libur Lebaran.
“Di daerah Pronojiwo banyak sekali wisata unggulan seperti Air Terjun Tumpak Sewu. Selain itu ada juga wisata pendukung seperti Goa Tetes dan Air Terjun Kapas Biru,” kata dia, Jumat (6/3/2026).
Menurut Galih, saat ini muncul destinasi baru yang mulai menarik perhatian wisatawan, yakni Air Terjun Sumber Telu. Meski tergolong baru, air terjun tersebut mulai viral di media sosial sehingga diprediksi akan menjadi tujuan wisata alternatif selama libur Lebaran.
Selain kawasan Pronojiwo, Lumajang juga memiliki sejumlah destinasi menarik di wilayah Senduro, seperti Puncak B29 yang dikenal dengan sebutan negeri di atas angin.
Sebelum menuju lokasi tersebut, wisatawan juga dapat singgah di beberapa destinasi seperti Pura Mandara Giri Semeru Agung dan Situs Selogending.
Tak hanya itu, destinasi lain seperti Pemandian Alam Selokambang serta kawasan Segitiga Ranu di Kecamatan Klakah yang terdiri dari Ranu Klakah, Ranu Pakis, dan Ranu Bedali juga menjadi pilihan wisata alam yang menarik bagi pengunjung.
Sementara untuk wisata pantai, Lumajang memiliki garis pantai sepanjang sekitar 71 kilometer yang membentang dari Pantai Watu Godek hingga Pantai Mbah Drajid di Desa Wotgalih. Di kawasan tersebut juga terdapat Pantai Watu Lecak yang dikenal sebagai lokasi menikmati kuliner ikan bakar serta keindahan Pantai Bambang.
Galih menambahkan, selama libur Lebaran seluruh destinasi wisata di Lumajang akan membuka operasional lebih awal dan menutup layanan hingga pukul 17.00 WIB.
Selain itu, pihaknya juga telah mengimbau pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kewaspadaan serta menambah personel demi menjaga kenyamanan wisatawan.
“Melalui surat dan pemantauan langsung, kami meminta masing-masing pengelola destinasi wisata meningkatkan kewaspadaan serta menambah personel untuk memastikan wisatawan tetap nyaman saat berkunjung,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan