Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

International · 13 Mar 2026 17:53 WIB ·

Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi


 Ketua Pemuda Pancasila Lumajang Ingatkan Dampak Perang Iran–Israel pada Sektor Energi Perbesar

Lumajang, – Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan, mengingatkan potensi dampak konflik antara Iran dan Israel terhadap sektor energi, termasuk kemungkinan efeknya sampai ke wilayah Indonesia, khususnya Lumajang.

Peringatan ini disampaikan dalam acara buka bersama keluarga besar Pemuda Pancasila yang dihadiri sekitar 200 anggota dan pengurus dari berbagai penjuru Lumajang di Rumah Makan Istana Kuliner, beberapa waktu lalu.

Agus mengatakan konflik di Timur Tengah yang semakin intens dapat memengaruhi pasar energi global, termasuk harga dan ketersediaan bahan bakar.

“Perang antara Iran dan Israel ini bisa berdampak sampai ke daerah, terutama di sektor energi,” kata dia, Jumat (13/3/2026).

Pengamat dan media internasional juga mencatat konflik tersebut telah menyentuh sektor energi dunia secara signifikan.

Harga minyak dunia sempat melonjak tajam, bahkan melewati ambang 100 dolar AS per barel karena gangguan pasokan dan ancaman terhadap jalur strategis seperti Selat Hormuz – jalur penting yang dilalui sekitar 20 persen dari total ekspor minyak global.

Selat Hormuz merupakan rute utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk Persia ke seluruh dunia. “Ketika keamanan di jalur ini terganggu akibat konflik, pasokan dapat terhambat, yang secara otomatis mendorong harga energi naik di pasar global,” kata dia.

Lebih jauh, Agus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying (pembelian panik) jika terjadi gejolak pada pasokan energi di masa mendatang.

Menurutnya, tindakan atau kekhawatiran yang berlebihan justru bisa berdampak negatif bagi kebutuhan masyarakat yang benar-benar membutuhkan energi.

“Kalau sampai nanti memang kita harus menghadapi keterbatasan energi, jangan sampai kita ikut-ikutan panic buying. Ini bisa membuat kebutuhan sesungguhnya jadi tidak terpenuhi,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senduro Tak Hanya Menawarkan Alam, Kearifan Lokal Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Bupati Lumajang Minta Perbankan Tambah ATM dan Layanan Penukaran Valuta Asing di Pronojiwo

22 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Atlet Lumajang Bawa Pulang Medali, Tantangan Berikutnya Menyiapkan Penerus

9 Oktober 2026 - 13:46 WIB

WNA Bisa Berpindah Antarwilayah, Imigrasi Minta Penginapan Lumajang Tak Lewatkan Pelaporan

28 September 2026 - 10:45 WIB

18 WNA Tercatat Tinggal di Lumajang, Imigrasi Sebut Jumlah Wisatawan Asing Sulit Dipastikan

28 September 2026 - 09:52 WIB

Trending di International