Lumajang, – Anak yang mengalami demam disertai munculnya ruam merah pada kulit belum tentu langsung dapat dipastikan menderita campak. Kondisi tersebut masih perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, dr. Marshal Trihandono, menjelaskan bahwa dalam dunia medis kondisi tersebut biasanya disebut sebagai suspek campak.
“Anak yang bergejala demam disertai ruam atau bercak merah di kulit disebut sebagai suspek campak,” katanya, Senin (16/5/2026).
Menurutnya, untuk memastikan apakah gejala tersebut benar-benar disebabkan oleh virus campak atau tidak, diperlukan pemeriksaan laboratorium.
“Perlu diperiksakan laboratorium untuk memastikan apakah positif campak atau bukan,” kata dia.
Ia menambahkan bahwa munculnya ruam merah pada kulit tidak selalu menandakan penyakit campak. Beberapa penyakit lain juga dapat menimbulkan gejala serupa.
“Gejala dengan ruam merah ini tidak hanya pada campak saja, tetapi juga bisa terjadi pada penyakit roseola infantum atau yang sering disebut campak palsu, rubela, atau penyakit lainnya,” katanya.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan penyakit yang dialami anak hanya dari gejala yang terlihat. Orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam yang disertai ruam pada kulit.
Tinggalkan Balasan