Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 16 Mar 2026 15:56 WIB ·

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain


 Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain Perbesar

Lumajang, – Anak yang mengalami demam disertai munculnya ruam merah pada kulit belum tentu langsung dapat dipastikan menderita campak. Kondisi tersebut masih perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, dr. Marshal Trihandono, menjelaskan bahwa dalam dunia medis kondisi tersebut biasanya disebut sebagai suspek campak.

“Anak yang bergejala demam disertai ruam atau bercak merah di kulit disebut sebagai suspek campak,” katanya, Senin (16/5/2026).

Menurutnya, untuk memastikan apakah gejala tersebut benar-benar disebabkan oleh virus campak atau tidak, diperlukan pemeriksaan laboratorium.

“Perlu diperiksakan laboratorium untuk memastikan apakah positif campak atau bukan,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa munculnya ruam merah pada kulit tidak selalu menandakan penyakit campak. Beberapa penyakit lain juga dapat menimbulkan gejala serupa.

“Gejala dengan ruam merah ini tidak hanya pada campak saja, tetapi juga bisa terjadi pada penyakit roseola infantum atau yang sering disebut campak palsu, rubela, atau penyakit lainnya,” katanya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung menyimpulkan penyakit yang dialami anak hanya dari gejala yang terlihat. Orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam yang disertai ruam pada kulit.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dokter: Luka Bakar di Atas 40 Persen Sudah Berbahaya, Korban Semeru Capai 80 Persen

20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Anggaran BPJS Kesehatan Lumajang 2026 Masih Kurang Rp1,2 Miliar

29 Mei 2026 - 11:13 WIB

DPRD PDI Perjuangan Lumajang Serap Aspirasi Warga Terkait Layanan BPJS

25 Mei 2026 - 21:48 WIB

Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang

23 Mei 2026 - 15:49 WIB

Bupati Lumajang Gandeng AMS dan Rumah Sakit untuk Deteksi Dini Kelainan Jantung Anak

23 Mei 2026 - 15:42 WIB

Legislator PDIP Lumajang Siapkan Pendampingan Warga Berobat hingga Transportasi Gratis

17 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga