Rem Tangan Rusak hingga Kaca Pecah, Dua Bus AKAP Dinyatakan Tak Layak Jalan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 19 Mar 2026 16:34 WIB ·

Rem Tangan Rusak hingga Kaca Pecah, Dua Bus AKAP Dinyatakan Tak Layak Jalan


 Rem Tangan Rusak hingga Kaca Pecah, Dua Bus AKAP Dinyatakan Tak Layak Jalan Perbesar

Lumajang, – Dua unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) dinyatakan tidak layak jalan saat dilakukan ramp check di Terminal Minak Koncar Lumajang, Kamis (19/3/2026).

Temuan tersebut mengungkap adanya sejumlah kerusakan teknis pada komponen penting kendaraan yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Lumajang, Dendy Cucu Andriana, mengatakan kerusakan yang ditemukan cukup krusial. Di antaranya, rem tangan yang tidak berfungsi dengan baik, lampu sein depan dan belakang yang tidak bekerja normal, serta kaca depan yang dalam kondisi pecah.

“Bus tidak layak jalan karena rem tangan tidak berfungsi dengan baik, lampu sein depan dan belakang tidak berfungsi normal. Ada juga ditemukan kaca depan yang pecah,” kata dia.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.

Meski ditemukan pelanggaran teknis, petugas tidak memberikan sanksi kepada pengemudi maupun perusahaan otobus. Polisi hanya memberikan imbauan agar kendaraan segera diperbaiki sebelum kembali dioperasikan.

“Untuk sanksi tidak ada, kami hanya mengimbau agar kendaraan segera diperbaiki di bengkel terdekat agar keselamatan penumpang lebih terjamin,” jelasnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pengecekan kesehatan terhadap sopir dan kru bus. Sebanyak 14 orang telah menjalani tes urine dengan hasil negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional