Kelola Selokambang 10 Tahun, Pemkab Lumajang Tawarkan Rp 9,8 Miliar - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Pariwisata · 5 Mei 2026 08:52 WIB ·

Kelola Selokambang 10 Tahun, Pemkab Lumajang Tawarkan Rp 9,8 Miliar


 Kelola Selokambang 10 Tahun, Pemkab Lumajang Tawarkan Rp 9,8 Miliar Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi melelang pengelolaan Pemandian Selokambang di Kecamatan Sumbersuko sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi wisata daerah.

Skema yang ditawarkan berupa Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan jangka waktu pengelolaan selama 10 tahun.

Nilai lelang ditetapkan sebesar Rp 9,8 miliar. Angka tersebut mencakup pengelolaan lahan seluas 49.121 meter persegi dan bangunan seluas 2.007 meter persegi.

Kepala Dinas Pariwisata Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, mengatakan kerja sama itu tidak hanya difokuskan pada pengelolaan wisata, tetapi juga mencakup pengembangan kegiatan edukasi serta usaha penunjang lainnya.

“Ini untuk pengelolaan selama 10 tahun,” kata Patria di Lumajang, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, tidak seluruh aset di kawasan tersebut akan diserahkan kepada mitra. Pemerintah daerah tetap mempertahankan sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat dan aspek pelestarian.

Aset yang dikecualikan meliputi broncaptering atau bangunan penangkap air, rumah pompa, reservoir, jaringan distribusi PDAM, serta situs pemandian kuno Samirahat Manahsudhi Semeru.

“Fasilitas itu tetap dikelola pemerintah karena berkaitan dengan suplai air masyarakat dan situs bersejarah,” ujarnya.

Pemandian Selokambang dikenal memiliki sumber air alami dengan kandungan mineral tinggi. Air di kawasan tersebut memiliki tingkat keasaman (pH) antara 7 hingga 8 dengan suhu berkisar 13–15 derajat Celsius.

Kondisi tersebut membuat air Selokambang dipercaya memiliki manfaat kesehatan, khususnya untuk membantu penyembuhan gangguan saraf. Potensi ini dinilai menjadi salah satu daya tarik utama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan proses lelang dilakukan secara terbuka dan transparan. Pendaftaran calon mitra serta pengunduhan dokumen dapat dilakukan secara daring mulai 4 Mei 2026 melalui kanal resmi pemerintah daerah.

Informasi terkait tahapan dan jadwal juga akan diumumkan secara berkala sebagai berikut:

– s.id/KSPSelokambang
– website Pemerintah Kabupaten Lumajang (lumajangkab.go.id)
– website Dinas Pariwisata (dispar.lumajangkab.go.id) Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Lumajang (spse.inaproc.id/lumajangkab)

Informasi lanjutan terkait tahapan dan jadwal kegiatan akan diumumkan melalui kanal-kanal tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan kebijakan pelelangan diambil karena pengelolaan sebelumnya belum mampu memaksimalkan potensi ekonomi kawasan Selokambang.

“Selokambang seharusnya menjadi pintu masuk wisata ke wilayah barat, tapi itu belum terwujud,” kata Indah.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Kaki Gunung Semeru, Sumber Telu Menyimpan Cerita Air, Salak, dan Tradisi Warga

13 September 2026 - 10:12 WIB

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama

11 September 2026 - 10:29 WIB

Bupati Lumajang: Jangan Ngaku Orang Indonesia Kalau Belum ke Tumpak Sewu

20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Sedekah Desa hingga Agrowisata, Bukit Jenggolo Mulai Dilirik Wisatawan Luar Daerah

16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Dikemas Jadi Tape Fest, Pemdes Bidik Event Tahunan di Bukit Jenggolo

16 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Sedekah Desa Wonokerto Lumajang Hadirkan Jaran Kencak hingga Bantengan dan 5.000 Porsi Tape Ketan

16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Trending di Pariwisata