Lumajang, – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (Seto Mulyadi) menegaskan bahwa pendidikan anak harus berlandaskan kasih sayang dan penghormatan terhadap martabat anak, bukan melalui pendekatan kekerasan dalam bentuk apa pun.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Excellent Education KA TP PKK yang digelar di GOR Wirabakti Lumajang.
Ia kembali menekankan filosofi pendidikan yang selama ini ia suarakan kepada para pendidik, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
“Jadi, tidak mendidik bukan menghardik, bukan membidik. Mengajar bukan menghajar,” katanya, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, pendidik idealnya mampu menempatkan diri sebagai sahabat bagi anak, sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada tugas, tetapi juga pada kepentingan terbaik anak.
“Pendekatan yang humanis penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan membangun karakter anak secara utuh,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan