Ketua TP PKK Lumajang Dorong Pendidikan Adaptif Hadapi Generasi Alpha - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Pendidikan · 15 Mei 2026 17:14 WIB ·

Ketua TP PKK Lumajang Dorong Pendidikan Adaptif Hadapi Generasi Alpha


 Ketua TP PKK Lumajang Dorong Pendidikan Adaptif Hadapi Generasi Alpha Perbesar

Lumajang, – Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya transformasi pendidikan yang lebih adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman, khususnya pada Generasi Alpha yang tumbuh di tengah pesatnya arus digitalisasi.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Lumajang Excellence Education yang digelar di GOR Wira Bhakti, Jumat (15/5/2026).

Menurut Dewi Natalia, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibandingkan satu hingga dua dekade lalu, seiring cepatnya perkembangan teknologi digital yang turut membentuk karakter dan pola belajar anak.

“Anak-anak hari ini lahir ketika teknologi sudah berkembang pesat. Mereka hidup berdampingan dengan internet, media sosial, dan berbagai platform digital. Karena itu, guru tidak cukup hanya menjadi pengajar, tetapi juga harus menjadi pembimbing dan inspirator,” katanya.

Ia menilai Generasi Alpha memiliki karakter yang sangat dekat dengan teknologi. Mereka terbiasa mengakses informasi secara cepat melalui gawai dan berbagai platform digital, sehingga pendekatan pembelajaran juga harus ikut menyesuaikan kebutuhan zaman.

Dewi Natalia menekankan bahwa tantangan utama pendidikan saat ini bukan lagi pada ketersediaan informasi, melainkan pada kemampuan membimbing peserta didik agar mampu memilah informasi sekaligus membangun karakter yang kuat di tengah derasnya arus digital.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk arah berpikir dan sikap generasi muda. Karena itu, pendidik dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Lebih lanjut, ia mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, diskusi, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Menurutnya, semangat belajar dari para pendidik akan menjadi contoh penting bagi peserta didik.

“Guru yang terus belajar akan lebih mudah memahami karakter anak-anak zaman sekarang. Keteladanan itulah yang nantinya akan menginspirasi peserta didik untuk ikut tumbuh dan berkembang,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seto Mulyadi Ingatkan Orang Tua Cerdas Digital untuk Cegah Kekerasan di Ruang Siber

15 Mei 2026 - 11:24 WIB

Seto Mulyadi: Mendidik Bukan Menghardik, Mengajar Bukan Menghajar

15 Mei 2026 - 11:03 WIB

Menganyam Harmoni di Lereng Semeru, Keberagaman Budaya dan Adat di Kecamatan Senduro

26 Maret 2026 - 11:37 WIB

Ramadan Jadi Momentum Lahirnya Asrama Tahassus 600 Santri di Lumajang, Bupati Sebut Kebanggaan Daerah

6 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sungai Regoyo Meluap, 37 Siswa SD di Dusun Sumberlangsep Terpaksa Ujian dari Rumah

5 Maret 2026 - 18:24 WIB

Menelusuri Masjid Tua Lumajang, Warisan Dakwah Ulama dan Jejak Sejarah Pasca Perang Jawa

5 Maret 2026 - 12:42 WIB

Trending di Pendidikan