Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 28 Mei 2026 08:45 WIB ·

Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam


 Gunung Semeru Tertutup Kabut, PVMBG Catat 21 Kali Letusan dalam Enam Jam Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami 21 kali letusan selama periode pengamatan Kamis (28/5/2026) pukul 00.00-06.00 WIB.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, aktivitas gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu didominasi kondisi berkabut sehingga visual puncak tidak teramati secara jelas.

“Gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gunung dominan tertutup kabut,” tulis laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Sigit Rian Alfian, Kamis (28/5/2026).

Dalam periode pengamatan tersebut, petugas mencatat 21 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-22 mm dan durasi 101-148 detik.

Selain itu, juga terjadi satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 4 mm dan durasi 86 detik, serta satu kali tremor harmonik dengan amplitudo 4 mm dan durasi 284 detik.

Cuaca di sekitar Gunung Semeru dilaporkan mendung dan hujan dengan suhu udara berkisar 19-20 derajat celsius. Angin bertiup lemah ke arah barat daya.

Hingga kini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

“Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional